BNPB: Penanganan banjir di Poso butuh dukungan alat berat

3 weeks ago 20
...Kebutuhan mendesak saat ini meliputi alat berat untuk pembersihan material serta pembangunan tanggul baru

Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan penanganan dampak banjir pasca-robohnya tanggul sungai di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, membutuhkan dukungan logistik berupa alat berat untuk percepatan pemulihan fisik di lapangan.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari di Jakarta, Minggu, mengatakan bahwa pengerahan alat berat tersebut sangat mendesak untuk membersihkan sisa material banjir sekaligus memulai rekonstruksi infrastruktur darurat.

"BPBD Kabupaten Poso bersama BPBD Provinsi Sulawesi Tengah melakukan kaji cepat di lokasi kejadian. Kebutuhan mendesak saat ini meliputi alat berat untuk pembersihan material serta pembangunan tanggul baru," kata dia.

Abdul menjelaskan bahwa bencana hidrometeorologi basah ini melanda wilayah hilir setelah kawasan hulu diguyur hujan dengan intensitas tinggi sejak Sabtu (30/5) sore sekitar pukul 17.00 WITA.

Tingginya debit air memicu luapan Sungai Betalemba secara mendadak hingga menjebol struktur pembatas, yang berujung pada banjir bandang di kawasan pemukiman Desa Betalemba, Kecamatan Poso Pesisir Selatan.

Dampak dari runtuhnya tanggul tersebut menyasar sektor domestik dan prasarana publik, di mana tercatat sebanyak 25 kepala keluarga (KK) sempat terisolasi akibat rumah mereka terendam luapan air.

Selain merendam 25 unit rumah warga, terjangan arus banjir dilaporkan merusak satu ruas jalan desa yang menjadi jalur transportasi utama masyarakat setempat, serta merobohkan struktur tanggul sungai.

Baca juga: BPBD Sulteng: 207 unit rumah warga terendam banjir di Poso

Baca juga: BPBD Sulteng lakukan pendataan dampak banjir di Pamona Utara

Baca juga: BNPB laporkan sejumlah karhutla di Sumatera masih dalam penanganan

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |