BKSDA: Anak Harimau Benggala berusia 8 bulan mati di Bandung Zoo

1 month ago 10
Betul (mati), namun hasilnya belum kami dapatkan secara lengkap, besok setelah hasil periksa oleh dokter hewan

Kota Bandung (ANTARA) - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat menyatakan seekor anak Harimau Benggala (Panthera tigris tigris) bernama Hara berusia delapan bulan dinyatakan mati di Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo).

Humas BBKSDA Jawa Barat Eri Mildranaya membenarkan kabar tersebut dan menyebut saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan lengkap.

“Betul (mati), namun hasilnya belum kami dapatkan secara lengkap, besok setelah hasil periksa oleh dokter hewan,” kata Eri di Bandung, Selasa.

Baca juga: Dua bayi harimau Benggala di lahir saat konflik manajemen Bandung Zoo

Eri menambahkan pihaknya akan melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kematian satwa tersebut.

“Lengkapnya nanti ketika hasil sudah kami dapatkan,” katanya.

Ia menyampaikan bahwa proses nekropsi atau pemeriksaan terhadap bangkai satwa telah dilakukan.

Baca juga: Kemenhut pastikan perlindungan satwa usai pencabutan izin Bandung Zoo

Eri memastikan hasil pemeriksaan secara lengkap akan disampaikan setelah seluruh proses analisis oleh dokter hewan telah selesai dilakukan.

Hara diketahui merupakan salah satu koleksi satwa di Bandung Zoo yang sebelumnya lahir pada 12 Juli 2025.

Ia lahir bersama saudaranya, Huru, dari pasangan induk jantan bernama Sahrulkan dan betina Jelita.

Baca juga: Pemkot targetkan seleksi pengelola Bandung Zoo selesai April

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |