BBI: Minat generasi muda terhadap seni tradisional terus meningkat

2 weeks ago 15

Jakarta (ANTARA) - Founder Belantara Budaya Indonesia (BBI) Diah Kusumawardani Wijayanti mengatakan minat generasi muda terhadap seni tradisional terus meningkat, ditandai dengan bertambahnya jumlah peserta didik yang mengikuti sekolah tari dan musik tradisional yang dibina organisasinya hingga mencapai sekitar 9.000 siswa.

"Minatnya semakin tinggi dan semakin senang menari yang jarang-jarang mereka lihat. Tari Pukat seperti apa, Tari Jaipong seperti apa, mereka ingin tahu," kata Diah di sela acara "Culture Beyond Borders: International CulturalShowcase" di Museum Bank Indonesia, Jakarta, Sabtu.

Diah mengatakan Belantara Budaya Indonesia saat ini membina 22 sekolah tari dan musik tradisional gratis, termasuk dua sekolah khusus difabel dan dua sekolah inklusi.

Baca juga: Festival gamelan di San Francisco perkuat harmoni budaya RI di AS

Menurut dia, pelestarian budaya melalui seni tradisional turut menjadi sarana pembentukan karakter dan budi pekerti generasi muda.

"Melestarikan budaya dan tradisi Indonesia itu tidak hanya belajar tari dan musik tradisional, tetapi belajar karakter dan budi pekerti Indonesia," ujarnya.

Ia mengatakan pihaknya juga mendorong keterlibatan orang tua untuk mendukung anak-anak mempelajari seni budaya agar upaya pelestarian budaya dapat berjalan secara berkelanjutan.

Baca juga: RI-Kamboja perkuat persahabatan, diplomasi budaya lewat Phsaar Reatrei

Diah menuturkan kegiatan seni budaya memberikan berbagai manfaat bagi peserta, mulai dari memperluas pergaulan, meningkatkan kepercayaan diri, hingga membuka peluang memperoleh pendidikan melalui program beasiswa yang disediakan organisasi tersebut.

Menurut dia, sejumlah peserta didik yang telah lama mengikuti program pembinaan Belantara kini berhasil berkarier sebagai guru tari dan koreografer profesional.

"Sekitar 20 anak sudah menjadi guru dan koreografer profesional. Mereka juga mendapatkan kesempatan tampil dan memperoleh penghasilan dari bidang yang mereka tekuni," katanya.

Baca juga: Antropolog nilai diplomasi budaya keraton perlu melibatkan komunitas

Ia menambahkan para siswa binaan Belantara telah tampil di berbagai negara, antara lain Amerika Serikat, Kanada, Irlandia, Azerbaijan, Korea Selatan, dan Jepang.

Menurut Diah, kesempatan tampil di tingkat internasional menjadi sarana untuk membangun kepercayaan diri generasi muda sekaligus memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat dunia.

Ke depan, Belantara menargetkan penguatan diplomasi budaya melalui kerja sama dengan berbagai negara agar seni dan budaya Indonesia semakin dikenal di tingkat global.

Baca juga: Indonesia perkuat diplomasi budaya di APFF Bern, Swiss 2026

"Anak Indonesia tidak usah takut bermimpi. Mereka bisa mewujudkan mimpinya melalui budaya, termasuk tampil di tingkat internasional dan mendapatkan kesempatan pendidikan yang lebih baik," katanya.

Acara "Culture Beyond Borders: International Cultural Showcase" digelar dalam rangka memperingati 13 tahun Belantara Budaya Indonesia sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta.

Kegiatan tersebut menghadirkan pertunjukan budaya Indonesia dan sejumlah negara sahabat, antara lain Rusia, Pakistan, Thailand, Palestina, Turki, dan Jepang.

Baca juga: Kemenbud perkuat diplomasi budaya melalui peran sastra dan gastronomi

Pewarta: Farika Nur Khotimah
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |