Jakarta (ANTARA) - Memasuki pertengahan bulan, sebagian masyarakat mulai menahan pengeluaran dan lebih selektif dalam bertransaksi agar kebutuhan tetap terpenuhi tanpa mengganggu kondisi keuangan.
Aplikasi ShopeePay menyampaikan salah satu alternatif yang dapat dimanfaatkan pengguna adalah layanan cicilan digital melalui fitur SPayLater yang tersedia di aplikasinya, termasuk untuk transaksi online maupun offline di merchant yang bekerja sama.
Presiden Direktur ShopeePay Indonesia Eka Nilam Dari mengatakan pihaknya melihat pengguna cenderung lebih berhati-hati dalam mengelola arus kas pada pertengahan bulan, sehingga diperlukan opsi pembayaran yang dapat membantu perencanaan pengeluaran.
Baca juga: ShopeePay ajak pengguna bijak kelola transaksi lewat 11.11 Serba Hemat
“Di pertengahan bulan, kami melihat pengguna mulai lebih selektif dalam bertransaksi dan mencari cara untuk tetap memenuhi kebutuhan tanpa mengganggu perencanaan keuangan,” kata Eka dalam keterangannya, Selasa.
SPayLater dari ShopeePay menawarkan skema cicilan tanpa bunga untuk tenor tertentu serta dapat digunakan pada sejumlah merchant kebutuhan harian, termasuk minimarket, dan merchant kategori gaya hidup.
Selain itu, aplikasi tersebut juga menyampaikan adanya program potongan harga berkala dan pengumpulan poin transaksi yang dapat ditukarkan dengan hadiah sesuai ketentuan yang berlaku.
Aplikasi ShopeePay menambahkan layanan tersebut dapat digunakan dengan memilih metode pembayaran SPayLater saat melakukan transaksi melalui QRIS pada merchant yang tersedia di aplikasi.
Perusahaan mengimbau masyarakat untuk memastikan informasi promo diperoleh dari kanal resmi serta berhati-hati terhadap tautan atau penawaran yang mengatasnamakan ShopeePay di luar saluran resmi.
Baca juga: ShopeePay hadirkan fitur “Goyang” interaktif selama Ramadhan
Baca juga: ShopeePay hadirkan Gebyar Ramadan, tawarkan hadiah umrah
Baca juga: Empat promo ShopeePay yang wajib diserbu saat tanggal kembar
Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































