Anggota DPR: Jadikan Ramadhan momentum bangun karakter peserta didik

2 weeks ago 11
Ramadhan jangan hanya dipahami sebagai perubahan jadwal sekolah. Ini momentum refleksi bersama untuk memperbaiki orientasi pendidikan kita yang selama ini terlalu menekankan aspek kognitif, tetapi kurang serius membangun karakter, etika, dan empati

Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi X DPR RI Andi Muawiyah Ramly menyampaikan bulan Ramadhan sudah seharusnya dimanfaatkan sebagai momentum melakukan evaluasi dan perbaikan pola pendidikan nasional, khususnya dalam aspek pembentukan karakter peserta didik.

“Ramadhan jangan hanya dipahami sebagai perubahan jadwal sekolah. Ini momentum refleksi bersama untuk memperbaiki orientasi pendidikan kita yang selama ini terlalu menekankan aspek kognitif, tetapi kurang serius membangun karakter, etika, dan empati,” ujar Anggota DPR RI yang akrab disapa Amure itu di Jakarta, Senin.

Menurut dia, pola pendidikan selama Ramadhan idealnya disusun dengan pendekatan yang lebih adaptif dan bermakna, seperti melalui penyesuaian pembelajaran yang berorientasi nilai, penguatan pendidikan karakter, dan pembiasaan sikap dan keteladanan.

“Pendidikan itu bukan hanya soal apa yang diajarkan di kelas, tetapi apa yang dibiasakan. Ramadhan memberi ruang yang sangat kuat untuk membangun pembiasaan baik jika dikelola dengan serius,” katanya.

Baca juga: Kemenag paparkan skema pembelajaran bagi siswa selama Ramadhan

Lebih lanjut Amure menilai istem pendidikan pesantren dapat menjadi rujukan penting dalam penguatan karakter di sekolah formal. Pesantren, menurutnya, berhasil membangun karakter santri karena nilai-nilai pendidikan tidak hanya diajarkan, tetapi dihidupkan dalam keseharian.

Sebagai anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, Amure menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kebijakan pendidikan yang menempatkan karakter sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia.

“Kita butuh pendidikan yang melahirkan generasi cerdas secara intelektual, sekaligus matang secara moral dan sosial. Ramadhan harus menjadi pintu masuk untuk memperkuat arah kebijakan pendidikan ke sana,” ucapnya

Baca juga: Pemerintah keluarkan kebijakan pembelajaran di sekolah selama Ramadhan

Baca juga: BRIN usulkan peningkatan porsi pembelajaran spiritual selama Ramadhan

Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |