Jakarta (ANTARA) - Xiaomi Auto merilis film dokumenter yang menampilkan proses desain Xiaomi Vision Gran Turismo untuk memberikan wawasan mendalam tentang perjalanan di balik konsep mobil masa depan tersebut.
Dokumenter tersebut menggambarkan upaya kolaboratif dari tim desain global Xiaomi yang tersebar di Beijing, Shanghai, dan Munich.
Mereka bersama-sama menciptakan kendaraan yang digambarkan sebagai “terbentuk oleh angin” dan menonjolkan filosofi desain inti yang berfokus pada keseimbangan antara drag aerodinamis dan downforce.
Dilaporkan Carnewschina pada Selasa waktu setempat, fokus utama film ini adalah pada filosofi desain Vision Gran Turismo, yang bertujuan mencapai keseimbangan sempurna antara gaya dan performa aerodinamis, sehingga menjadi ciri khas estetika futuristik dan aspirasi kinerja dari mobil konsep tersebut.
Baca juga: Xiaomi bakal pamer Vision Gran Turismo (GT) di WMC
Mobil konsep ini kini dipamerkan di Mobile World Congress (MWC) di Barcelona, Spanyol yang menarik perhatian para penggemar industri otomotif dan publik.
Proyek Vision Gran Turismo sendiri merupakan inisiatif yang digagas oleh Kazunori Yamauchi, produser dari seri game balap terkenal Gran Turismo, yang mengajak produsen otomotif global untuk merancang mobil konsep impian tanpa batasan teknis atau material nyata.
Dalam proyek ini, desain mobil tidak terikat oleh keterbatasan dunia nyata, sehingga memungkinkan imajinasi tanpa batas atas pengalaman berkendara masa depan.
Dalam sejarah proyek tersebut, berbagai merek ternama seperti Bugatti, Ferrari, dan Porsche pernah berpartisipasi dalam inisiatif Vision Gran Turismo.
Xiaomi menjadi merek ke-36 yang bergabung dengan proyek Vision Gran Turismo.
Baca juga: Xiaomi percepat ekspansi ekosistem pada 2026
Perusahaan ini bukan hanya merek China pertama yang diundang, tetapi juga perusahaan teknologi pertama di dunia yang ikut serta dalam inisiatif tersebut.
Partner dan Presiden Xiaomi Group serta Presiden Departemen Ponsel, Lu Weibing menyatakan bahwa mobil konsep Vision GT yang dirancang untuk Gran Turismo tidak melanggar hukum fisika dan secara teori dapat direalisasikan secara teknik serta mematuhi semua prinsip aerodinamika.
Namun, Xiaomi secara resmi memastikan bahwa mobil konsep Vision GT ini tidak akan diproduksi secara massal.
Sebagai gantinya, mobil tersebut akan ditambahkan ke dalam gim Gran Turismo, di mana para pemain dari seluruh dunia dapat mencoba secara virtual.
Xiaomi sebelumnya mengumumkan bahwa kendaraan listrik kinerja tinggi andalannya, SU7 Ultra, menjadi mobil China pertama yang tampil dalam gim Gran Turismo 7, mulai tersedia dalam gim tersebut sejak 29 Januari 2026.
Baca juga: Sedan listrik Xiaomi SU7 terbaru sudah tersedia di seluruh China
Baca juga: Kesehatan baterai Xiaomi SU7 bertahan pada 94,5% usai 265.000 km
Baca juga: Ford dan Xiaomi bantah laporan usaha patungan kendaraan listrik di AS
Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026


















































