Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi'i optimistis pengembangan koperasi pesantren strategis dalam mewujudkan pemerataan kesejahteraan dalam bingkai pemberdayaan masyarakat.
"Koperasi pesantren dapat menjadi sarana yang sangat efektif untuk mewujudkan pemerataan kesejahteraan. Ini adalah wujud konkret semangat kebersamaan kita dalam membangun ekonomi yang berkeadilan dari lingkungan pesantren," ujar Romo Syafi'i dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Romo Syafi’i mengajak seluruh elemen pesantren untuk menjadikan koperasi sebagai sarana pemberdayaan yang mampu menghadirkan kesejahteraan dan keadilan bagi umat.
Menurutnya, koperasi bukan sekadar sebagai badan usaha, melainkan sebagai instrumen perjuangan ekonomi rakyat yang sarat dengan nilai gotong royong.
Kehadiran Direktorat Jenderal Pesantren, kata dia, merupakan wujud perhatian pemerintah agar pesantren dapat berkembang lebih optimal.
Wamenag berharap pesantren mampu menjadi ruang lahirnya generasi yang adaptif terhadap perubahan zaman, memahami fikih pembangunan bangsa, serta memiliki daya saing di bidang ekonomi kerakyatan.
"Negara memandang pesantren sebagai mitra strategis dalam pembangunan bangsa. Indonesia Emas 2045 akan tercapai dengan hadirnya SDM yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berkarakter kuat," kata dia.
Ia menyinggung komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam mengelola kekayaan alam untuk kemakmuran rakyat.
Semangat hilirisasi dan perbaikan tata kelola ekonomi nasional diharapkan mampu menginspirasi pesantren untuk lebih produktif dalam mengelola potensi yang ada.
"Kita sedang menata kembali ekonomi nasional agar memberikan nilai tambah yang lebih besar di dalam negeri. Semangat ini selaras dengan upaya pesantren dalam membangun kemandirian ekonomi, sehingga umat tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi bagian dari penggerak ekonomi bangsa," kata Romo Syafi'i.
Baca juga: Wamenag tegaskan pesantren benteng kerukunan Indonesia
Baca juga: Wamenag tegaskan rumah ibadah harus jadi pusat layanan kemanusiaan
Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































