IAPI adakan program sertifikasi investigasi keuangan

1 day ago 10

Jakarta (ANTARA) - Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) mengadakan program Pendidikan dan Sertifikasi Certified Financial Investigator (CFI) Batch Ke-10 yang ditujukan bagi akuntan publik, serta praktisi hukum dan keuangan yang ingin memperdalam keahlian audit investigatif.

“Jadi workshop sertifikasi ini sudah dilaksanakan selama 9 batch dari 2017 sampai 2024. Kali ini kita melaksanakan workshop sertifikasi untuk batch angkatan ke 10. Jadi, selama kurang lebih 10 tahun terakhir, kita telah mencetak hampir 500 lulusan alumni dan akan bertambah juga pada batch kali ini,” ungkap Ketua Komite Jasa Investigasi IAPI Rizki Damir Mustika dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

Lebih lanjut, kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam proses perikatan investigasi. Kurikulum pelatihan difokuskan pada pemutakhiran peraturan perundang-undangan, perkembangan tren investigasi, proses administrasi, hingga aplikasi teknis di lapangan.

Secara garis besar, penyelenggaraan program Sertifikasi CFI bertujuan untuk meningkatkan kualitas Profesional Akuntan Publik (AP) dalam bidang audit investigatif dan dukungan litigasi, mempersiapkan Akuntan Publik agar andal dalam memberikan keterangan ahli di persidangan, serta memperkuat peran profesi akuntan publik dalam mewujudkan tata kelola yang baik (good governance) dan akuntabilitas publik.

“Tentunya tujuannya adalah bagaimana kita bisa meningkatkan kompetensi dari para akuntan publik, khususnya di bidang investigasi, dan bagaimana kita bisa bersinergi dengan para pihak-pihak yang terkait yaitu aparat penegak hukum, kejaksaan, dan advokat, dan profesi-profesi lainnya dalam membantu mereka untuk melakukan penegakan hukum terutama di bidang finansial investigasi di Indonesia,” kata Rizki.

Ketua Forum Akuntan Investigator Indonesia (FAIr) IAPI periode 2025-2029 Mohammad Mahsun menyampaikan bahwa permintaan pasar terkait jasa investigasi dari tahun ke tahun cukup banyak, sehingga pihaknya bertekad untuk selalu meningkatkan kompetensi dari sisi pengalaman maupun pengetahuan.

“Dari batch yang kita bangun dari tahun ke tahun, saat ini kita selalu improve terhadap materi dan kurikulum, sehingga sesuai dengan permintaan pasar. Pasar kita ada dari aparat penegak hukum dan juga dari penasehat hukum, termasuk dari publik. Itu membutuhkan jasa yang disebut dengan jasa investigasi keuangan,” ujar Mahsun.

Ketua Forum Akuntan Investigator Indonesia (FAIr) IAPI periode 2021-2025 Irwanto menegaskan bahwa tujuan membentuk sertifikasi ini untuk membantu aparat penegak hukum dalam menghitung kerugian keuangan dengan membedah ada atau tidaknya indikasi fraud.

“Berbeda dengan ekosistem yang ada di akuntan publik yang melakukan pemeriksaan urusan pelaporan keuangan, memberikan opini, pendapat. (Kalau yang) ini enggak, ini menyimpulkan ada atau tidak adanya indikasi fraud itu sendiri. Jadi ekosistemnya baru,” ucap dia.

Pada tiga hari pertama, peserta dibekali materi klasikal di dalam kelas yang mencakup metodologi, teknik, dan strategi pemeriksaan investigatif; penghitungan kerugian keuangan; pelaporan pemeriksaan investigatif; serta peran akuntan publik dalam proses penegakan hukum. Pada hari keempat, para peserta akan menjalani evaluasi berupa ujian tertulis dan ujian wawancara, yang dilanjutkan dengan sesi berbagi pengalaman (sharing session).

Sebagai puncak kegiatan sekaligus tahap akhir di hari kelima, peserta diwajibkan mengikuti role play (simulasi) persidangan perkara Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Dalam simulasi ini, peserta CFI akan mempraktikkan langsung peran sebagai Pemberi Keterangan Ahli di hadapan majelis hakim. Metode ini dirancang untuk memberikan pengalaman praktis mengenai dinamika persidangan, teknik penyampaian keterangan ahli, tata cara menjawab pertanyaan, serta kemampuan mempertahankan argumen secara konsisten dan meyakinkan di bawah sumpah.

Baca juga: UI-IAI sepakat tingkatkan kualitas akuntansi, keuangan dan perpajakan

Baca juga: Indonesia meluncurkan Standar Pengungkapan Keberlanjutan

Baca juga: MenKopUKM terima rekomendasi akuntan guna tingkatkan akuntabilitas KSP

Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |