Padang (ANTARA) - Wakil Ketua (Waka) Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengatakan pihaknya telah berjuang mewujudkan aspirasi kebutuhan internet di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar).
"Pada awal tahun kami telah menggelar rapat bersama Bupati Mentawai untuk mendengarkan apa yang dibutuhkan dan salah satunya adalah kebutuhan internet," kata Andreusai melakukan peletakan batu pertama pembangunan GOR H Agus Salim di Padang pada Rabu.
Dari rapat pada awal tahun itu ia berupaya memperjuangkan pemenuhan internet Mentawai ke tingkat pusat. Dari beberapa usulan kemudian disetujui penambahan empat Base Transceiver Station (BTS).
Baca juga: Menkominfo resmikan BTS dan akses internet Mentawai
"Pada tahap sekarang ini yang disetujui baru empat BTS, namun demikian saya akan terus berjuang untuk menambah dan memperbanyak," katanya.
Ia memandang kehadiran internet di kabupaten kepulauan yang berada di pintu Samudera Hindia itu memang diperlukan untuk menunjang kemajuan multi aspek kehidupan masyarakat, seperti kebutuhan perekonomian, bisnis, pendidikan, transportasi, akses ilmu pengetahuan, penguatan mitigasi bencana, hingga upaya mempromosikan pariwisata Mentawai secara lebih luas.
Baca juga: Sumbar mau surati Kemenkominfo untuk atasi kebutuhan internet KEK Mentawai
Mentawai adalah daerah kepulauan di Sumatera Barat yang terdiri dari empat pulau utama yakni Pulau Siberut, Pulau Sipora, Pulau Pagai Utara, dan Pulau Pagai Selatan, dengan jumlah penduduk mencapai 99 ribu jiwa.
Andre mengaku pernah berkomunikasi dengan pihak Telkom untuk meningkatkan performa internet di Mentawai, salah satu yang dibutuhkan adalah pemasangan kabel serat optik bawah laut.
"Hanya saja untuk pemasangan kabel serat optik bawah laut tersebut dibutuhkan biaya yang sangat besar, namun demikian perjuangan akan terus saya lakukan," ucapnya.
Baca juga: Kemkomdigi jembatani ISP bina Yogi hadirkan internet legal di Mentawai
Pewarta: Rahmatul Laila
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































