Jakarta (ANTARA) - PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI menyalurkan pembiayaan untuk Proyek Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB) di Bekasi, Jawa Barat, dengan nilai maksimum Rp1,52 triliun.
Fasilitas pembiayaan itu disalurkan kepada PT Indonesia International Automotive Proving Ground (PT IIAPG) dengan skema syariah Musyarakah Mutanaqisah (MMQ), yang ditujukan untuk pembiayaan kembali (refinancing) fasilitas proving ground untuk mendukung pengujian dan pemenuhan kelaikan kendaraan bermotor.
Direktur Utama PT SMI Reynaldi Hermansjah dalam keterangan pers di Jakarta, Kamis, menyatakan pembiayaan ini merupakan bagian dari peran Perseroan dalam menyediakan alternatif pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan proyek, termasuk melalui skema pembiayaan berbasis prinsip syariah.
Skema MMQ merupakan pembiayaan syariah berbasis kepemilikan bersama atas aset yang porsinya dialihkan secara bertahap kepada nasabah.
“Melalui fasilitas MMQ ini, kami mendukung keberlanjutan pembiayaan proyek proving ground di Bekasi sekaligus menjaga keberlangsungan layanan infrastruktur yang telah dibangun melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU),” ujarnya.
Sebagai bagian dari infrastruktur transportasi darat, jelas dia, fasilitas proving ground BPLJSKB berperan dalam mendukung proses pengujian kendaraan bermotor untuk memastikan aspek kelaikan dan keselamatan sebelum kendaraan beroperasi di jalan.
Keberadaan fasilitas itu disebut turut memperkuat ekosistem pengujian kendaraan bermotor dan mendukung tersedianya layanan transportasi darat yang lebih aman.
“Kami berharap fasilitas ini dapat memberikan fleksibilitas pembiayaan bagi PT IIAPG dalam mengelola proyek secara berkelanjutan, sehingga manfaat dari infrastruktur yang telah tersedia dapat terus dirasakan,” kata Reynaldi.
Ke depan, PT SMI menyatakan akan terus mendorong diversifikasi sektor, perluasan jangkauan pasar, serta penguatan literasi mengenai instrumen keuangan syariah guna memperkuat ekosistem pembiayaan syariah di Indonesia.
Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Evi Ratnawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































