KP2MI dorong Pemkab Padang Pariaman manfaatkan SMK Go Global

1 hour ago 3

Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani mendorong Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman untuk memanfaatkan program SMK Go Global untuk menyiapkan calon pekerja migran Indonesia (PMI) yang terampil.

"Kita tadi petakan apa yang menjadi minat masyarakat di sana, sehingga bisa lebih mengerucut dan sesuai antara minat dan demand," kata Christina usai menerima audiensi Bupati Padang Pariaman, Sumatra Barat, John Kenedy Azis, di Kantor Kementerian P2MI, Jakarta, Rabu (9/9), sebagaimana keterangan yang dikonfirmasi pada Kamis.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang kerja di luar negeri bagi generasi muda, sekaligus potensi Padang Pariaman dalam menyiapkan calon pekerja migran Indonesia terampil.

Christina mengatakan bahwa Pemerintah Padang Pariaman dapat memanfaatkan program SMK Go Global untuk meningkatkan kompetensi, upskilling, dan membuka akses penempatan ke luar negeri secara aman, prosedural, dan terlindungi.

Menurutnya, link and match antara kebutuhan tenaga kerja di luar negeri, minat masyarakat, dan ketersediaan lembaga vokasi menjadi kunci dari program itu.

Dia berharap ada lebih banyak masyarakat Padang Pariaman yang bisa mengikuti Batch 2 SMK Go Global yang dimulai pada minggu ketiga September tahun ini.

Christina menambahkan bahwa Kementerian P2MI juga terbuka untuk menguatkan kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menyiapkan calon pekerja migran yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja global.

"Kita bangun bukan sekadar keberangkatan ke luar negeri, tetapi bagaimana masyarakat memiliki kompetensi yang dibutuhkan, berangkat melalui prosedur yang benar, dan mendapatkan pelindungan sejak sebelum bekerja, selama bekerja, hingga kembali ke daerah asal," imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menyampaikan keinginan daerahnya untuk berperan dalam penempatan pekerja migran.

Terlebih, saat ini Padang Pariaman memiliki 17 kecamatan, 14 SMK, dan sejumlah lembaga pendidikan vokasi seperti Politeknik Pelayaran dan sekolah keperawatan serta kebidanan.

"Kami ingin ikut berperan mengisi kebutuhan akan pekerja migran Indonesia. Kami tadi minta arahan dari Ibu Wamen, apa yang harus kami siapkan," katanya.

Menurutnya, kerja sama dengan Kementerian P2MI dapat membuka lebih banyak kesempatan kerja sekaligus menekan tingkat pengangguran di Padang Pariaman.

Baca juga: KP2MI akselerasi transformasi tata kelola pekerja migran

Baca juga: Pemerintah pastikan pelindungan menyeluruh bagi PMI dan keluarganya

Pewarta: Katriana
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |