Tim SAR selamatkan empat penumpang "longboat" mati mesin di KKT

1 month ago 9

Ambon (ANTARA) - Tim SAR berhasil menyelamatkan empat penumpang perahu panjang atau longboat yang mengalami mati mesin dan terombang ambing di sekitar Perairan Matakus, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, pada Rabu (22/1) malam

"Pusat Komando Basarnas Ambon awalnya menerima informasi kecelakaan laut dari Pos SAR Saumlaki pada Rabu (22/1) pukul 21.00 WIT ada longboat berpenumpang empat orang mengalami mati mesin dan terombang ambing sekitar perairan Pulau Matakus meminta bantuan evakuasi," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Maluku, Muhamad Arafah, di Ambon, Kamis.

Baca juga: Tim SAR evakuasi tiga nelayan di perairan Jepara

Setelah menerima informasi tersebut, pada pukul 21.45 WIT Tim Rescue Pos SAR Saumlaki dikerahkan menuju lokasi kejadian guna melaksanakan operasi SAR dengan jarak kurang lebih 3,9 Nautical Mile arah barat daya dari Pos SAR Saumlaki.

Menurut dia, setelah satu jam pencarian, tim berhasil menemukan longboat naas tersebut dalam keadaan terombang-ambing dan hanyut kurang lebih 1 Nautical Mile pada arah timur dari lokasi kejadian awal.

"Seluruh korban kemudian dievakuasi menuju Kota Saumlaki guna diserahkan kepada pihak keluarga," ujarnya.

Baca juga: Tim SAR temukan nelayan Likupang yang perahunya mati mesin

Identitas para korban adalah Finsen Ratuanik (32), Ananias Refwalu (25), Antoni Lololuan (36), dan Berti Lololuan (40).

Empat nelayan tersebut diketahui hendak pergi melaut sekitar pukul 19.00 WIT di sekitar perairan Pulau Matakus.

Usai melakukan aktivitas memancing ikan dan mereka hendak kembali, mesin motor tempel mengalami kerusakan, dan sempat ada upaya mencoba perbaikan mesin namun tidak berhasil.

Baca juga: Tim SAR evakuasi nelayan yang hilang selama lima hari di laut Garut

"Setelah dilaporkan oleh keluarga dan dilakukan tindakan operasi pencarian, alhamdulillah seluruh korban berhasil ditemukan dengan selamat dan kini sudah diserahkan kepada pihak keluarga," katanya.

Pewarta: Daniel Leonard
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |