Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Utara menyosialisasikan ajang Abang None tingkat Jakarta Utara kepada generasi muda untuk ikut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Pendaftaran ajang pemilihan Abang None Jakarta Utara resmi dibuka sejak 10 April hingga 29 Mei 2026.
“Ajang Abang None terbuka bagi seluruh Warga Negara Indonesia yang memenuhi syarat, tanpa dibatasi domisili KTP Jakarta,” kata Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Kota Jakarta Utara, Restuning Dyah Widyanti di Jakarta, Senin.
Menurut dia, peserta dari luar Jakarta maupun lintas wilayah administrasi tetap diperbolehkan mendaftar di Jakarta Utara.
“Warga Jakarta Timur, Bekasi, atau wilayah lain tetap bisa mendaftar di Jakarta Utara. Konsepnya terbuka, siapa saja dipersilakan," katanya.
Ia mengatakan tahapan seleksi akan diawali dengan audisi berupa wawancara. Dari proses tersebut akan terpilih 15 pasang finalis yang kemudian mengikuti masa karantina selama satu bulan sebelum memasuki malam final.
Restu menyebutkan hingga saat ini, jumlah pendaftar tercatat sekitar 50 orang. Ia pun mengaku optimistis angka tersebut akan terus meningkat menjelang penutupan pendaftaran, seperti halnya tren pada tahun-tahun sebelumnya.
Ia juga berharap pemilihan Abang None Jakarta Utara 2026 tidak hanya menghadirkan jumlah peserta yang lebih banyak tapi juga kualitas peserta yang semakin unggul sehingga mampu berkontribusi bagi Jakarta Utara dan meraih prestasi di tingkat Provinsi DKI Jakarta.
Restu mengatakan saat ini panitia tengah melakukan berbagai persiapan, salah satunya melalui kegiatan roadshow ke sejumlah kampus untuk memperkenalkan ajang bergengsi tersebut sekaligus mengajak generasi muda yang memiliki potensi, passion, dan memenuhi persyaratan untuk ikut mendaftar.
Beberapa kampus yang telah disambangi antara lain Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran (Unpad), serta perguruan tinggi di wilayah Jakarta Utara seperti Universitas Bunda Mulia (UBM), Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP), dan institusi pendidikan lainnya.
“Promosi juga akan dilakukan di berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi masyarakat luas, seperti Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) baik di tingkat Provinsi DKI Jakarta maupun tingkat Kota Jakarta Utara,” kata Restu.
Baca juga: Pemilihan Abang None Jakarta simbol optimisme generasi muda
Baca juga: Harapan Rano Karno untuk Abang None Jakarta 2025
Baca juga: Pulau Seribu ajak generasi muda promosi wisata melalui Abang None
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Ade irma Junida
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































