Januari–Mei 2026, Stasiun Cepu melayani 281.706 pelanggan naik dan turun, memperkuat mobilitas kawasan migas, jati, hortikultura, pendidikan, UMKM, dan wisata lokal
Jakarta (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat Stasiun Cepu semakin penting sebagai simpul mobilitas masyarakat di Kabupaten Blora dan wilayah sekitarnya. Berada di salah satu titik strategis lintas utara Jawa, Stasiun Cepu menjadi ruang temu antara kebutuhan perjalanan, aktivitas kerja, pendidikan, perdagangan, dan wisata lokal.
Sepanjang Januari–Mei 2026, Stasiun Cepu melayani 138.786 pelanggan naik. Jumlah tersebut meningkat 22,03 persen dibanding periode yang sama pada 2025 sebanyak 113.736 pelanggan. Pada periode yang sama, pelanggan turun di Stasiun Cepu mencapai 142.920 pelanggan, meningkat 23,76 persen dibanding Januari–Mei 2025 sebanyak 115.482 pelanggan.
Jika digabung, total pelanggan naik dan turun di Stasiun Cepu mencapai 281.706 pelanggan sepanjang Januari–Mei 2026. Angka ini tumbuh 22,90 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 229.218 pelanggan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, pertumbuhan tersebut menunjukkan bahwa Stasiun Cepu memiliki peran yang semakin kuat dalam menopang mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi daerah.
“Cepu memperlihatkan bagaimana satu stasiun dapat menjadi titik temu pekerjaan, pendidikan, perdagangan, dan wisata. KAI menjaga Stasiun Cepu sebagai akses yang andal bagi masyarakat Blora dan wilayah sekitarnya agar aktivitas ekonomi daerah semakin terhubung dengan kota-kota lain di Pulau Jawa,” ujar Anne.
Karakter Cepu membuat pertumbuhan tersebut menjadi semakin strategis. Berdasarkan publikasi Kecamatan Cepu Dalam Angka 2025 yang dirilis BPS Kabupaten Blora, jumlah penduduk Kecamatan Cepu pada 2024 mencapai 77.272 jiwa. Dari tabel kelompok umur, penduduk usia 15–64 tahun berjumlah 53.537 jiwa, sehingga Cepu memiliki basis penduduk produktif yang kuat untuk mendukung perjalanan kerja, pendidikan, usaha, dan ekonomi keluarga.
Nama Cepu juga melekat kuat dengan sejarah migas nasional. PPSDM Migas menyebut Kilang Cepu sebagai kilang tertua di Indonesia dan salah satu sarana pendidikan serta pelatihan sumber daya manusia di sektor minyak dan gas bumi. Lembaga tersebut juga memiliki laboratorium dan workshop untuk mendukung pengembangan kompetensi bidang hulu, hilir, dan penunjang migas.
Di luar migas, Cepu dan Blora juga memiliki potensi kehutanan serta hasil bumi. Perhutani mencatat KPH Cepu berada pada kelas perusahaan jati dengan hutan produksi seluas 33.017,09 hektare. Sementara itu, data BPS menunjukkan produksi hortikultura Kecamatan Cepu pada 2024 antara lain cabai rawit 111,5 kuintal, melon 120 kuintal, dan bawang merah 80 kuintal.
Menurut Anne, keberadaan kereta api memberi nilai penting bagi daerah dengan karakter ekonomi seperti Cepu. Mobilitas yang terjadwal membantu pekerja, pelajar, pelaku UMKM, pedagang, keluarga, dan wisatawan menjangkau berbagai pusat kegiatan dengan lebih efisien.
“Ketika akses kereta api semakin mudah, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan perjalanan. Pelaku usaha lokal dapat bergerak lebih fleksibel, pekerja dan pelajar memiliki akses yang lebih pasti, sedangkan wisatawan dapat menjangkau destinasi daerah dengan lebih nyaman,” kata Anne.
Dari sisi layanan, Stasiun Cepu juga menjadi titik penting untuk perjalanan lokal, aglomerasi, dan antarkota. Stasiun ini dilayani KA Blora Jaya relasi Semarang Poncol–Cepu serta Commuter Line Blorasura relasi Surabaya Pasar Turi–Cepu, di samping sejumlah perjalanan kereta api antarkota lintas utara Jawa.
Konektivitas tersebut ikut membuka akses menuju berbagai daya tarik lokal. Salah satunya Heritage Trainz Loco Tour di kawasan KPH Perhutani Cepu, wisata heritage yang berangkat dari sejarah depo lokomotif dan jaringan rel tua yang dibangun sejak masa kolonial. Pemerintah Kabupaten Blora mencatat Heritage Loco Tour dikelola KPH Perhutani Cepu dan berada di Jl. Sorogo, Cepu.
“KAI ingin pertumbuhan pelanggan di Cepu memberi dampak pada ruang ekonomi yang lebih luas. Stasiun Cepu akan terus kami jaga sebagai simpul layanan yang aman, nyaman, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung potensi Blora dari tingkat lokal hingga lintas wilayah,” tutup Anne.
Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































