Shopee: Tren stacking jewelry kian diminati generasi muda

5 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Tren stacking jewelry atau teknik memadukan beberapa perhiasan secara berlapis semakin diminati kalangan muda sebagai sarana mengekspresikan karakter dan gaya personal di tengah meningkatnya tren fesyen yang mengedepankan personalisasi.

Tren tersebut ditandai dengan meningkatnya penggunaan kombinasi cincin, kalung, dan gelang berlapis yang dipadukan secara bebas sesuai preferensi individu, sekaligus mendorong permintaan terhadap produk perhiasan lokal dengan desain yang unik dan personal.

Senior Director of Business Development Shopee Indonesia Adi Rahardja mengatakan popularitas stacking jewelry menunjukkan adanya perubahan preferensi konsumen yang kini mencari produk yang dapat merepresentasikan identitas dan gaya pribadi mereka.

Baca juga: Jenama lokal dorong elevasi busana kain renda terlihat berjiwa muda

Baca juga: Shopee hadirkan pilihan produk lokal untuk padel di "court to cafe"

"Meningkatnya popularitas tren stacking jewelry menunjukkan adanya pergeseran tren, di mana konsumen kini semakin mencari produk yang dapat merepresentasikan karakter dan gaya personal mereka. Tren ini memberikan ruang untuk bereksperimen dan mengkombinasikan berbagai jenis perhiasan untuk menciptakan gaya sesuai dengan preferensi masing-masing individu," ujar Adi dalam keterangannya, Selasa.

Ia menambahkan tren tersebut juga membuka peluang bagi pelaku usaha dan merek lokal untuk menghadirkan inovasi melalui koleksi perhiasan yang lebih beragam dan kreatif.

Menurut Shopee, perhiasan kini tidak lagi dipandang sekadar sebagai pelengkap penampilan, tetapi telah menjadi medium ekspresi diri yang memungkinkan pengguna menampilkan cerita, karakter, dan preferensi personal melalui berbagai kombinasi aksesori.

Salah satu gaya yang banyak diminati adalah necklace layering atau penggunaan beberapa kalung dengan panjang dan desain berbeda dalam satu tampilan. Tren tersebut umumnya memadukan kalung beraksen inisial, simbol, maupun charm yang memiliki makna khusus bagi pemakainya.

Selain kalung, teknik stacking cincin juga semakin populer karena dinilai mampu memberikan tampilan yang lebih ekspresif tanpa memerlukan banyak aksesori tambahan. Pengguna umumnya memadukan cincin berdesain sederhana dengan cincin berukuran lebih besar atau memiliki tekstur yang menonjol untuk menciptakan keseimbangan visual.

Tren serupa juga terlihat pada penggunaan gelang berlapis yang mengombinasikan berbagai material seperti logam, mutiara, hingga manik-manik berwarna. Perpaduan berbagai tekstur dan ukuran tersebut dinilai mampu menciptakan tampilan yang lebih personal dan berkarakter.

Shopee menilai meningkatnya minat terhadap gaya perhiasan yang personal, artistik, dan fleksibel menjadi peluang bagi brand lokal untuk memperluas pasar sekaligus memperkuat daya saing produk fesyen dalam negeri di platform digital.

Baca juga: Lima Rekomendasi Power Bank Terbaik yang Awet dan Tahan Lama

Baca juga: Netflix, PUBG, hingga Shopee telah penuhi penilaian mandiri PP Tunas

Baca juga: Jadwal Persib dan Borneo di ASEAN Club Championship 2026/2027

Pewarta: Ida Nurcahyani/Vina Ashari
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |