Sambut 1 Muharam, ulama ajak masyarakat jaga persatuan dan kerukunan

1 hour ago 1

Jakarta (ANTARA) - Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatussalam KH Hambali mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai sarana memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta menumbuhkan optimisme terhadap masa depan bangsa.

"Momentum 1 Muharram bukan hanya mengingatkan kita untuk berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik, tetapi juga mengajak seluruh anak bangsa untuk berhijrah menuju Indonesia yang semakin kuat, bersatu, dan maju," kata Hambali dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, masyarakat perlu bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar di ruang publik di tengah derasnya arus informasi dan dinamika sosial yang terus berkembang.

Ia menilai penyebaran hoaks, fitnah, dan informasi yang bersifat provokatif berpotensi mengganggu harmoni sosial apabila tidak disikapi secara kritis dan bertanggung jawab.

"Indonesia adalah rumah besar kita bersama. Karena itu, jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar atau narasi yang dapat memecah belah persaudaraan. Perbedaan harus menjadi kekuatan untuk membangun bangsa, bukan alasan untuk saling bermusuhan," ujarnya.

Kiai Hambali mengatakan menjaga persatuan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda hingga generasi muda.

Ia juga mengajak masyarakat mendukung berbagai upaya pembangunan nasional yang dijalankan pemerintah demi mewujudkan Indonesia yang lebih kuat, mandiri, dan berdaulat.

"Kita harus meyakini apa yang dilakukan para pemimpin negeri ini, khususnya pemerintah, adalah hal yang baik. Karena itu kita wajib mendukung berbagai upaya pembangunan nasional yang sedang dijalankan pemerintah demi mewujudkan Indonesia yang lebih kuat, mandiri, dan berdaulat," katanya.

Meski demikian, kata dia, dukungan terhadap pemerintah tidak berarti menutup ruang kritik dalam kehidupan demokrasi.

Menurut dia, kritik yang disampaikan secara objektif dan bertanggung jawab tetap diperlukan sebagai bentuk partisipasi masyarakat, namun penyebaran fitnah, hoaks, dan narasi kebencian yang berpotensi merusak persatuan bangsa harus ditolak bersama.

Hambali berharap semangat hijrah yang terkandung dalam peringatan Tahun Baru Islam dapat menjadi energi positif bagi masyarakat untuk memperkuat kepedulian sosial, semangat gotong royong, dan kecintaan terhadap tanah air.

Melalui doa bersama dan pawai 1.000 obor yang digelar di Bekasi, Senin (15/6), masyarakat diajak menyalakan harapan sekaligus memperkuat komitmen kebangsaan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia.

"Semoga 1 Muharam menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, memperkuat persatuan, dan membangun optimisme bersama. Dengan doa, kebersamaan, dan kerja kolektif seluruh elemen bangsa, kita yakin Indonesia akan semakin maju, damai, dan bermartabat," kata Hambali.

Baca juga: Khofifah ajak masyarakat maknai Tahun Baru Islam dengan hijrah

Baca juga: 1 Muharam jadi ruang refleksi perkuat komitmen bangun Indonesia

Baca juga: Ulama ajak masyarakat jaga persatuan di momentum 1 Muharram

Pewarta: Syaiful Hakim
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |