Satu dealer BMW di China diwartakan menghentikan operasi

1 week ago 3

Jakarta (ANTARA) - Satu dealer kendaraan BMW di China diwartakan menghentikan operasinya, membuat konsumen mengkhawatirkan layanan purnajual untuk mobil yang telah mereka beli.

CarNewsChina pada Selasa (3/3) mengutip warta Mydrivers tentang penghentian operasi dealer BMW Dayou Baolong di daerah Jinan, Provinsi Shangdong, China.

Papan nama merek telah dilepas dan peralatan kantor dikosongkan, tetapi beberapa mobil pajangan masih ada di dealer tersebut, menunggu untuk dipindahkan.

Tidak ada pemberitahuan bisnis yang dipasang. Namun, staf dealer mengkonfirmasi bahwa operasi dealer dihentikan karena kinerja penjualan buruk dan masa sewa tempat berakhir.

Penghentian operasi dealer tersebut membuat para pemilik mobil mengkhawatirkan pemenuhan hak mereka untuk mendapatkan layanan purnajual.

Namun, bisnis dealer yang ditutup diwartakan telah digabungkan dengan dealer utama Dayou Baolong, yang akan menyediakan pelayanan perawatan dan perpanjangan garansi.

BMW China juga menginformasikan kepada pemilik mobil bahwa garansi pabrik asli dan paket servis dapat digunakan di dealer resmi BMW manapun di seluruh China.

Baca juga: BMW pangkas harga untuk hadapi persaingan ketat di pasar China

Jumlah dealer BMW di China tahun lalu menurun 8,2 persen, dengan lebih dari 50 toko ditutup atau izin operasinya dicabut.

BMW selama tahun 2025 menjual sekitar 625.500 unit mobil BMW dan Mini di China. Angka ini turun 12,5 persen dibandingkan dengan jumlah penjualan kendaraan tahun 2024.

Sebagaimana dealer BMW, menurut laporan CarNewsChina, dealer Audi, Porsche, dan Mercedes-Benz juga mengalami masalah penjualan akibat persaingan yang ketat.

Pewarta:
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Read Entire Article
Rakyat news | | | |