Saat Bintan memetik harapan dari ladang Kampung Kangboy

2 days ago 2

Bintan (ANTARA) - Terik matahari tak menyurutkan semangat para petani saat memetik hasil panen di Kampung Kangboy, Desa Toapaya Utara, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri).

Kamis (20/8) siang itu, menjadi momentum panen raya bagi para petani setelah melewati masa tanam dan perawatan selama beberapa pekan.

​Menariknya, panen kali ini dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura. Turut mendampingi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan (DKP2KH) Rika Azmi serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Rombongan berjalan menyusuri hamparan lahan pertanian Desa Toapaya Utara yang dikelola Kelompok Tani (Poktan) Bintan Jaya. Lahan tersebut terbagi menjadi beberapa petak yang ditanami cabai hijau, nanas, hingga pepaya california.

​Sejauh mata memandang, para petani—yang didominasi para ibu bertopi caping—tampak sibuk memetik cabai hijau dan mengumpulkannya ke dalam bakul.

​Tak mau ketinggalan, Wagub Kepri beserta rombongan turut memanen cabai hijau, nanas, dan pepaya. Orang nomor dua di Kepri itu bahkan sempat mencicipi nanas yang baru saja ia petik langsung dari pohonnya.

​"Secara umum hasil panennya bagus. Nanasnya manis dan bebas hama," ujar Nyanyang.

Kehadiran Wagub Kepri dalam panen raya tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momen untuk mengevaluasi berbagai bantuan yang telah disalurkan kepada kelompok tani.

​Sebagai salah satu sentra pertanian di Kepri, Bintan berperan penting memperkuat ketahanan pangan lokal. Produk hasil panennya bahkan telah dipasarkan ke luar daerah, seperti Kota Tanjungpinang dan Batam.

​Meski demikian, sektor pertanian di wilayah kepulauan ini memiliki tantangan tersendiri. Cuaca ekstrem, angin kencang, curah hujan yang tidak menentu, hingga kondisi tanah menjadi faktor utama yang memengaruhi produktivitas lahan.

​Di sela kegiatan, Wagub berdialog langsung dengan para petani untuk menyerap aspirasi. Berbagai keluhan disampaikan, mulai dari kendala pengairan, serangan hama, keterbatasan sarana produksi, hingga akses pasar.

​Menanggapi hal tersebut, pemerintah daerah berkomitmen terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani, salah satunya dengan memastikan penyaluran pupuk bersubsidi berjalan lancar.

​"Panen bersama ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir mendampingi para petani," ujarnya.

Baca juga: Kabupaten Bintan perluas pasar ekspor produk olahan kelapa

Baca juga: Wamen PPPA berharap perlindungan ekonomi perempuan dimulai dari desa

Editor: Dadan Ramdani
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |