RSPPN dan TNI buka posko kesehatan di Aceh Tamiang

22 hours ago 6

Jakarta (ANTARA) - Petugas Kesehatan Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Panglima Besar Soedirman Kementerian Pertahanan bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) mendirikan posko kesehatan di Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.

Upaya ini dilakukan demi memberikan layanan kesehatan yang berkualitas kepada para pengungsi di lokasi bencana.

Satgas Bencana Alam RSPPN Kemhan, Astri Kusuma Dewi dalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA di Jakarta, Minggu, menjelaskan penyakit yang paling banyak ditemukan di lapangan yakni infeksi saluran pernapasan atas, diare, sakit pinggang, hingga hipertensi.

Hal tersebut terlihat dari banyaknya penderita penyakit tersebut yang datang berobat ke posko kesehatan RSPPN.

"Posko kesehatan RSPPN yang berlokasi di Batalyon 111 Dharma Bakti ini setiap harinya melayani 50 hingga 100 pasien," kata dia dalam siaran pers tersebut.

Selain menerima pasien di posko, tim kesehatan juga bergerak secara mobile ke sejumlah desa terdampak, seperti Desa Majapahit, Desa Bandar Maligai, dan Desa Rumoh.

“Kami lakukan selang-seling. Hari ini di posko kesehatan, besoknya kami keliling,” ujar Astri yang memiliki spesialis rehabilitasi medik.

Semua pasien pun dipastikan dapat ditangani dengan baik berkat dukungan obat-obatan dan tenaga kesehatan yang jumlahnya memadai.

Selain mendirikan posko, tim kesehatan RSPPN dan TNI juga melakukan pemeriksaan kesehatan secara door-to-door untuk menjangkau warga yang kesulitan datang ke fasilitas kesehatan. Upaya ini dilakukan guna memastikan tidak ada masyarakat terdampak yang terlewat dari layanan medis.

Pihak RSPPN memastikan posko kesehatan dan layanan kesehatan keliling ini akan terus dibuka hingga kondisi di lokasi bencana Aceh Tamiang kondusif.

Baca juga: Aktivitas pasar di Aceh Tamiang mulai ramai, lapak diserbu pembeli

Baca juga: Mendikdasmen jadi pembina upacara hari pertama sekolah di Aceh Tamiang

Pewarta: Walda Marison
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |