Jakarta (ANTARA) - Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan kesiapan negaranya untuk melanjutkan kemitraan strategis dengan ASEAN guna mendukung keamanan, kesejahteraan, dan kemakmuran masyarakat di Rusia maupun Asia Tenggara.
Hal itu disampaikan Putin dalam sambutannya pada jamuan malam KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Rusia, Rabu (17/6) waktu setempat.
"Saya tekankan bahwa Rusia senantiasa siap melanjutkan keterlibatan aktifnya dengan negara-negara ASEAN untuk memperkuat kemitraan strategis kita," katanya, seperti disiarkan situs resmi Kremlin pada Kamis.
Putin menilai kemitraan strategis tersebut penting bagi keamanan, kesejahteraan, dan kemakmuran bangsa-bangsa di kedua kawasan serta bagi Eurasia secara umum.
Ia mengatakan kehadiran para pemimpin dan perwakilan negara ASEAN di Kazan mencerminkan komitmen bersama untuk membawa kemitraan ke tingkat yang lebih tinggi.
Putin meyakini hubungan Rusia-ASEAN akan terus berkembang di bidang politik, keamanan, ekonomi, perdagangan, investasi, serta pertukaran budaya dan antarmasyarakat.
Ia juga mengatakan bahwa Rusia dan ASEAN memiliki pandangan moral yang sejalan, menjunjung penghormatan terhadap identitas nasional, serta mengakui keberagaman budaya dan peradaban dunia.
Menurut Putin, Rusia dan negara-negara ASEAN juga memiliki jalur pembangunan masing-masing tanpa memaksakan kehendak maupun pandangan kepada negara lain.
"Hal ini, tanpa diragukan lagi, adalah kekuatan bersama kita," katanya.
Ia juga menilai Rusia dan ASEAN merupakan mitra yang tepat untuk memperjuangkan tatanan dunia yang adil dan setara serta menjunjung prinsip kesetaraan kedaulatan dan non-intervensi terhadap urusan dalam negeri negara lain.
Putin juga menyatakan keyakinannya bahwa KTT ASEAN-Rusia kali ini akan menghasilkan kesepakatan untuk mendukung "Deklarasi Kazan" dan Rencana Aksi Bersama yang menjadi landasan penguatan kemitraan kedua pihak.
"Saya yakin kita bisa menghadapi masa depan dengan optimisme, karena kemitraan antara Rusia dan ASEAN terletak pada ikatan persahabatan yang dekat, semangat saling mendukung, dan pengalaman kerja sama positif yang kaya," katanya.
KTT ASEAN-Rusia berlangsung pada 17–19 Juni di Kazan dan digelar bertepatan dengan peringatan 35 tahun kemitraan ASEAN-Rusia.
Baca juga: Istana jelaskan alasan Prabowo batal melawat ke Rusia pada pekan ini
Baca juga: Kazan perketat keamanan untuk delegasi KTT Rusia-ASEAN
Pewarta: Nabil Ihsan
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































