Jakarta (ANTARA) - Geely menghadirkan pembaruan untuk SUV listrik EX5 di pasar Tiongkok dengan sejumlah perubahan desain serta peningkatan signifikan pada sektor teknis, termasuk tenaga yang lebih besar dan sistem penggerak roda belakang (rear-wheel drive/RWD).
Dilaporkan Drive pada Kamis waktu setempat, model yang dipasarkan di Tiongkok dengan nama Geely Galaxy E5 itu masih mempertahankan tampilan yang mirip dengan versi sebelumnya, namun membawa sejumlah pembaruan di balik bodi kendaraan.
Pada versi yang saat ini dipasarkan di Australia, Geely EX5 menggunakan motor listrik bertenaga 160 kW yang menggerakkan roda depan.
Sementara itu, model terbaru untuk pasar Tiongkok beralih ke konfigurasi penggerak roda belakang dengan motor tunggal yang kini menghasilkan tenaga hingga 245 kW.
Baca juga: Geely ungkap SUV Galaxy Cruiser 700 bertenaga 1.113 HP
Selain peningkatan performa, Galaxy E5 juga memperoleh penyegaran desain ringan pada bagian depan kendaraan. Geely menghadirkan bumper baru dengan saluran udara samping yang lebih besar, bilah aerodinamika yang lebih menonjol di atas intake bawah, serta penutup kisi udara aktif (active aero shutters).
Bagian belakang kendaraan, termasuk lampu depan, lampu belakang, dan bumper belakang, tetap dipertahankan tanpa perubahan berarti.
Akibat desain bumper baru tersebut, panjang keseluruhan kendaraan bertambah 21 mm menjadi 4.636 mm.
Namun, jarak sumbu roda 2.750 mm dan tinggi kendaraan 1.670 mm tetap sama seperti model sebelumnya.
Geely juga melakukan perubahan pada desain gagang pintu. Menyesuaikan regulasi baru di Tiongkok yang mewajibkan penggunaan gagang pintu fisik yang memenuhi standar keselamatan darurat mulai 2027, Galaxy E5 meninggalkan desain flush door handle dengan mekanisme pop-out.
Sebagai gantinya, SUV listrik tersebut kini menggunakan gagang pintu konvensional yang menonjol keluar dari bodi kendaraan.
Desain serupa sebelumnya telah digunakan pada Geely Starray EM-i yang dipasarkan di Australia.
Baca juga: Pusat produksi Ford di Spanyol dicaplok Geely
Perubahan lain yang cukup mencolok adalah pemindahan port pengisian daya.
Jika sebelumnya terletak di fender depan kanan, kini port charger diposisikan di panel belakang kiri kendaraan.
Geely turut memperbarui sistem bantuan pengemudi pada Galaxy E5 untuk pasar domestik Tiongkok.
SUV listrik ini kini terlihat menggunakan sensor LiDAR yang ditempatkan di atas kaca depan, serta kamera tambahan di sisi kendaraan dan bagian belakang yang terpasang pada spoiler.
Perangkat keras baru tersebut diperkirakan akan mendukung sistem semi-otonom terbaru Geely, yakni G-Pilot H5 yang merupakan bagian dari platform Geely Assisted Self Driving (G-ASD).
Teknologi tersebut memungkinkan fitur Navigate On Autopilot digunakan baik di jalan tol maupun jalan perkotaan.
Meski demikian, sistem bantuan pengemudi yang diperbarui tersebut dinilai kecil kemungkinannya untuk segera hadir di pasar ekspor, termasuk Australia.
Diketahui, pembaruan terakhir Geely EX5 di Australia dilakukan pada Maret 2026 melalui penggunaan baterai berkapasitas 68,4 kWh yang menggantikan paket baterai 60,2 kWh pada model awal.
Hingga kini Geely belum mengungkapkan spesifikasi baterai yang akan digunakan pada Galaxy E5 versi terbaru di Tiongkok.
Baca juga: Geely Galaxy Starship 7 EV tawarkan jarak tempuh hingga 605 km
Baca juga: Geely perkenalkan robotaxi EVA Cab, siap produksi massal 2027
Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026


















































