Menjanjikan, industri kosmetik Indonesia tumbuh 6,3 persen per tahun

1 hour ago 1

Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar mengatakan bahwa industri kosmetik di Indonesia tumbuh signifikan hingga mencapai angka 6,3 persen per tahun.

"Bisnis di bidang kosmetik ini meningkat 6,3 persen per tahun," kata Taruna Ikrar dalam acara Sosialisasi Peraturan BPOM Nomor 8 Tahun 2026 Tentang Sertifikasi Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik, di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, pangsa pasar industri kosmetik sangat menjanjikan karena pasarnya mulai dari bayi hingga lansia.

"Hampir semua orang di Indonesia mulai dari bayi sampai dengan kakek-nenek butuh kosmetik sekarang, jadi pangsa pasar kita bertambah terus. Saya bilang bayi juga butuh kosmetik karena sabunnya, semuanya, kan itu pembuatan sabunnya itu adalah bagian dari sertifikat cara pembuatan kosmetik," kata Taruna Ikrar.

Pihaknya mencatat nilai pasar industri kosmetik Indonesia mencapai angka Rp110 triliun tahun ini.

Bahkan menurut dia, industri kecantikan ini berpotensi membukukan hingga Rp176 triliun.

"Sebetulnya kita punya peluang sampai dengan 10 miliar dolar AS atau sekitar Rp176 triliun. Terjadi peningkatan yang luar biasa dari ekonomi berbasis kosmetik ini. Jadi jangan dipandang enteng cuma sekedar bisnis bedak, bisnis kecantikan, tapi nilainya (bisa) ratusan triliun (rupiah)," kata Taruna Ikrar.

Untuk menggenjot industri kosmetik Indonesia, BPOM pun telah menerbitkan Peraturan BPOM Nomor 8 Tahun 2026 tentang Sertifikasi Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB).

Peraturan tersebut memberikan kemudahan berusaha bagi 1.630 pelaku usaha di bidang industri kosmetik di Indonesia.

Selain itu, regulasi tersebut juga untuk memastikan produk kosmetik dalam negeri berkualitas tinggi.

"Supaya produk dalam negeri kita menjadi raja di negeri sendiri, kualitasnya harus naik. Kuncinya, pabriknya, kualitasnya, standarnya harus kita atur dengan baik. Itulah kenapa kita memperbaharui aturan ini," kata Taruna Ikrar.

Baca juga: Sertifikasi CPKB dorong industri kosmetik RI tembus pasar global

Baca juga: Kemenperin yakin industri kosmetik RI miliki prospek cerah

Baca juga: BPOM awasi 263 ribu tautan penjualan kosmetik ilegal

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |