Pusat kota cerdas dibangun di IKN kerja sama Korea Selatan-Indonesia

4 hours ago 1

Penajam Paser Utara (ANTARA) - Indonesia dan Korea Selatan bekerja sama membangun Smart City Cooperation Center (SCCC) atau kota cerdas di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang wilayahnya sebagian di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

"Indonesia dan Korea Selatan kerja sama
membangun Smart City Cooperation Center (SCCC) di IKN," ujar Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono ketika ditanya mengenai kerja sama kedua negara itu di Sepaku, Penajam Paser Utara, Jumat.

Ia menjelaskan, pembangunan SCCC itu merupakan program strategis dalam pengembangan sebuah ibu kota dan dapat digunakan untuk sarana pendidikan serta memperkenalkan teknologi kota modern dari Korea Selatan.

"Diharapkan SCCC dapat menjadi pusat kolaborasi kota cerdas Indonesia-Korea Selatan," katanya.

SCCC itu mencakup laboratorium digital dan lingkungan, ruang demonstrasi solusi kota cerdas, serta wadah pengembangan ekosistem teknologi di ibu kota baru Indonesia.

"Pembangunan gedung SCCC berlangsung selama sepuluh bulan, ditargetkan selesai pada akhir 2027," ucap Basuki Hadimuljono.

Baca juga: Dana hibah 2,49 juta dolar AS perkuat proyek kota cerdas IKN

Baca juga: Kemkomdigi buka uji publik rancangan peraturan pendekatan Kota Cerdas

Anggaran pembangunan SCCC tersebut berasal dari hibah kerja sama sebesar 9,9 miliar Won Korea Selatan/KRW atau kisaran Rp115,94 miliar, termasuk untuk pembangunan gedung 5,5 miliar KRW atau sekitar Rp64,41 miliar.

Luas bangunan sekitar 1.098 meter persegi terdiri atas dua lantai, lantai pertama pusat ruang kontrol (control room) dan ruang pertemuan, lantai dua untuk area pameran serta AI & Robotics Lab, kemudian area luar bangunan akan dimanfaatkan untuk urban farming sebagai bagian dari demonstrasi teknologi kota cerdas.

Hibah SCCC juga mencakup penyusunan Smart City Masterplan dan Smart Building Protocol oleh KICT, serta Nusantara Smart City Forum dan Capacity Building Program oleh University of Seoul.

Director MoLIT Korea Selatan Choi Jung-won mengatakan keberadaan SCCC itu diarahkan untuk mendukung transfer pengetahuan, penguatan kapasitas, jejaring akademik, dan kerja sama Indonesia-Korea Selatan di bidang kota pintar.

Korea Selatan telah membangun kota baru yang menjadikannya sebagai kota pintar di wilayahnya, yaitu Sejong, dan menjadi kesempatan IKN untuk menjadi kota pintar seperti Sejong itu.

SCCC diharapkan menjadi ruang kerja sama jangka panjang antara Indonesia dan Korea Selatan dalam pengembangan kota cerdas, terutama kolaborasi teknologi kota cerdas di IKN, demikian Choi Jung-won.

Baca juga: Kemendagri perluas kerja sama kota cerdas di Forum ASEAN-Jepang

Baca juga: Jawa Barat dan DIY borong penghargaan dalam ajang Smart City Award

Baca juga: Keberlanjutan transformasi digital Ibu Kota Nusantara

Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |