Pelatih Meksiko akui timnya susah payah kalahkan Korea Selatan

1 hour ago 1

Jakarta (ANTARA) - Pelatih tim nasional Meksiko Javier Aguirre mengakui timnya susah payah memetik kemenangan 1-0 dari Korea Selatan pada laga kedua di Stadion Akron, Guadalajara, Meksiko, Jumat WIB.

"Pertandingan (melawan Korea Selatan) itu sulit. Kami sangat mengenal mereka. Mereka memberi kami banyak tekanan," kata Aguirre setelah pertandingan dalam laman FIFA yang dipantau di Jakarta.

Meksiko menjalani laga ketat melawan Korea Selatan sejak menit awal hingga memecahkan kebuntuan melalui gol Luis Romo pada menit ke-50.

Setelah gol tersebut, Korea Selatan meningkatkan intensitas serangan. Lee Kang-in menjadi motor serangan dan beberapa kali melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, termasuk pada menit ke-78 dan ke-90+2 melalui sepak pojok.

Namun, upaya tersebut selalu gagal menembus pertahanan Meksiko.

Baca juga: Meksiko perkuat posisi di puncak Grup A, kalahkan Korea Selatan 1-0

Kiper Meksiko, Rangel, dipaksa bekerja keras pada menit-menit akhir pertandingan. Ia melakukan beberapa penyelamatan krusial, termasuk menggagalkan peluang emas Cho Gue-sung dan Hwang In-beom yang nyaris menyamakan kedudukan.

Aguirre mengatakan dalam laga itu, pemain-pemainnya tidak mendapat banyak ruang untuk mengembangkan permainan dan membuat peluang.

Ia mengakui ketatnya persaingan membuat satu kesalahan saja bisa berakibat fatal yang menentukan hasil akhir pertandingan.

"Itu bukan pertandingan yang bagus, dan lawan tidak memberi kami banyak kesempatan," katanya.

Meksiko menjadi tim pertama yang lolos ke fase gugur setelah mengoleksi enam poin di Grup A dan mempertahankan status tak kebobolan. Pada laga pertama, El Tri menaklukkan Afrika Selatan 2-0.

Selanjutnya, tuan rumah memainkan laga terakhir fase grup melawan Republik Ceko, yang berbagi poin dengan Afrika Selatan pada laga kedua mereka.

Baca juga: Klasemen Piala Dunia 2026: Meksiko lolos ke fase gugur

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |