Bandung (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, Jawa Barat memprediksi puncak arus balik Lebaran di Nagreg pada H+7 akan dilintasi lebih dari 120.000 kendaraan menuju arah Bandung.
Kepala Dishub Kabupaten Bandung Eric A Prabowo di Bandung, Jumat, mengatakan lonjakan tersebut dipicu oleh percampuran arus balik dan wisata yang masih berlangsung hingga akhir masa libur.
Baca juga: Dishub: Kendaraan arus balik masih padati jalur di Nagreg hingga Kamis
“Untuk besok yang diprediksi sebagai puncak arus balik kedua, kami memperkirakan jumlah kendaraan yang melintas bisa mencapai lebih dari 120.000 kendaraan per hari. Hal ini disebabkan oleh kombinasi antara arus balik dan arus wisata,” ujarnya.
Ia mengatakan pihak gabungan telah menyiapkan langkah antisipasi dari lonjakan tersebut, yakni rekayasa lalu lintas serta koordinasi dengan kepolisian dan daerah tujuan wisata guna mengurai kepadatan.
Ia menambahkan rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara fleksibel melihat kondisi di lapangan, termasuk pembukaan jalur alternatif, seperti Cikaledong dan Ciburial.
“Untuk rekayasa lalu lintas, seperti pembukaan jalur alternatif di Cikaledong dan Ciburial, hal tersebut akan dilakukan secara situasional tergantung pada kondisi kepadatan lalu lintas di lapangan,” katanya.
Berdasarkan data, pada H+1 hingga H+5 tercatat arus balik masih terpantau stabil di atas 100.000 kendaraan per hari dengan volume tertinggi di angka 149.030 kendaraan pada puncak H+3.
Sementara pada H+4, volume kendaraan tercatat sekitar 123.000 kendaraan menuju Bandung dan hingga pukul 18.00 WIB di H+6 sudah mencapai sekitar 70.842 ribu kendaraan.
Baca juga: Puncak arus balik Nagreg terjadi H+3 dengan 149.030 kendaraan melintas
Baca juga: Dishub Bandung prediksi arus balik di Jalur Nagreg terjadi hari ini
Secara kumulatif sejak H-7 hingga H+5, Dishub Bandung mencatat sekitar 1,16 juta kendaraan bergerak dari Bandung menuju Garut, sedangkan yang kembali ke Bandung baru sekitar 1,01 juta kendaraan.
Dishub juga mencatat aktivitas wisata masih cukup tinggi, terutama dari arah Garut dan Pangandaran, yang turut memengaruhi peningkatan volume kendaraan, dan diperkirakan akan berlanjut hingga akhir pekan.
Masyarakat diimbau untuk memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, menjaga kondisi fisik pengemudi, serta mengatur waktu perjalanan guna menghindari kepadatan pada jam-jam puncak.
Pewarta: Ilham Nugraha
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































