Subang (ANTARA) - PT Dahana bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Jawa Barat melaksanakan Exit Meeting Asesmen Good Corporate Governance (GCG) Tahun Buku 2024 yang berlangsung di Kantor Manajemen Pusat PT Dahana, Subang, pada Selasa (3/3).
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran manajemen PT Dahana, antara lain Direktur Utama Hary Irmawan, Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & SDM Mohamad Nur Sodiq, Komisaris Wildan Widarman, serta jajaran Eselon I PT Dahana. Dari pihak BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Barat hadir Kepala Perwakilan beserta tim asesor yang terlibat dalam proses asesmen.
Berdasarkan hasil asesmen yang telah dilaksanakan, penerapan Good Corporate Governance (GCG) PT Dahana memperoleh predikat “Baik”. Hasil tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjalankan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang meliputi transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran.
Exit Meeting ini dilaksanakan sebagai forum penyampaian hasil akhir asesmen GCG PT Dahana Tahun Buku 2024, yang meliputi capaian skor penilaian, Area of Improvement (AoI), serta rekomendasi perbaikan tata kelola perusahaan. Kegiatan ini juga bertujuan menyamakan pemahaman antara tim asesor dan manajemen perusahaan terhadap hasil evaluasi, sekaligus mendorong komitmen perusahaan dalam menindaklanjuti rekomendasi yang diberikan.
Direktur Utama PT Dahana, Hary Irmawan, menyampaikan bahwa hasil asesmen ini menjadi momentum bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan secara berkelanjutan.
“Predikat ‘Baik’ yang diperoleh dalam asesmen GCG ini menjadi motivasi bagi PT Dahana untuk terus memperkuat praktik tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas. Rekomendasi yang diberikan akan menjadi bahan evaluasi sekaligus pedoman bagi kami dalam melakukan perbaikan berkelanjutan,” ujar Hary Irmawan.
Sementara itu, Wildan Widarman, selaku Komisaris PT Dahana, menegaskan bahwa penguatan tata kelola perusahaan merupakan elemen penting dalam menjaga keberlanjutan dan kredibilitas perusahaan di mata para pemangku kepentingan.
“Penerapan Good Corporate Governance yang konsisten menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan perusahaan. Kami berharap hasil asesmen ini dapat menjadi pijakan bagi PT Dahana untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola serta memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan,” ungkap Wildan Widarman.
Di sisi lain, Ikhwan Mulyawan, selaku Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Barat, menyampaikan apresiasi atas komitmen PT Dahana dalam menjalankan proses asesmen GCG secara terbuka dan konstruktif.
“Kami mengapresiasi komitmen manajemen PT Dahana dalam menjalankan proses asesmen GCG secara transparan dan konstruktif. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan tata kelola yang baik, dan ke depan diharapkan rekomendasi yang disampaikan dapat ditindaklanjuti untuk semakin memperkuat praktik GCG secara berkelanjutan,” ujar Ikhwan.
Melalui kegiatan ini, PT Dahana menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan penerapan Good Corporate Governance sebagai fondasi penting dalam menjaga kepercayaan pemangku kepentingan serta mendukung keberlanjutan dan kinerja perusahaan di masa mendatang.
Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































