Presiden WBC puji kemajuan tinju profesional putri

4 days ago 5

Jakarta (ANTARA) - Presiden World Boxing Council (WBC) Mauricio Sulaiman memuji perkembangan tinju profesional putri yang dinilainya luar biasa pesat serta mampu bersaing dengan tinju profesional putra baik dari sisi prestasi maupun daya tarik bagi masyarakat.

"Ada begitu banyak talenta (petinju putri) di seluruh dunia. Tinju perempuan adalah kenyataan dan ada sekarang dan akan tetap ada selamanya," kata Mauricio Sulaiman dalam laman resmi WBC yang dipantau di Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan, saat ini terdapat sejumlah petinju putri yang tidak hanya mampu meraih status juara sejati, tetapi juga memperoleh penghasilan yang lebih besar dibandingkan sejumlah petinju putra. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa popularitas dan nilai seorang petinju tidak semata-mata ditentukan oleh jenis kelamin.

Menurut Mauricio, dunia tinju lebih menitikberatkan pada kemampuan individu, nilai pasar, popularitas, serta bagaimana seorang petinju mampu menampilkan performa terbaik di atas ring.

Baca juga: Ferreira mulai babak baru sebagai penguasa kelas super bulu putri WBC

"Ada Claressa Shields, Katie Taylor, Amanda Serrano, dan banyak lagi yang melakukan pekerjaan hebat di dunia tinju," katanya.

Mauricio juga memuji pencapaian terbaru petinju putri Amerika Serikat, Claressa Shields, yang berhasil merebut sabuk juara dunia kelas menengah putri WBC dan World Boxing Association (WBA) dari Kaye Scott.

Shields, yang merupakan mantan juara sejati kelas berat putri di era empat sabuk, yakni WBC, WBA, IBF, dan WBO, berhasil menurunkan berat badannya hingga 38 pon atau sekitar 17 kilo gram untuk bersaing di kelas menengah.

Mauricio mengaku sangat senang melihat keberhasilan Shields dalam menurunkan berat badan sekaligus kembali meraih gelar di kelas yang berbeda. Menurut dia, pencapaian tersebut merupakan sesuatu yang fantastis dan menunjukkan besarnya komitmen sang petinju terhadap kariernya.

Baca juga: Juara sejati Claressa Shields turun kelas incar sabuk WBC Kaye Scott

"Dia (Shields) adalah contoh kerja keras, ketahanan, dan dedikasi," katanya.

Ia menjelaskan bahwa Shields kini sedang membangun warisannya sendiri di dunia tinju profesional. Setiap petinju, kata dia, memiliki era masing-masing, dan saat ini dunia tinju profesional putri sedang berada dalam era Claressa Shields.

Mauricio mengaku bangga dan senang melihat para perempuan tampil dalam performa luar biasa di berbagai penjuru dunia. Ia memastikan WBC sepenuhnya mendukung dan berdedikasi untuk mempromosikan serta mendorong perkembangan tinju putri, termasuk dengan memberikan perhatian terhadap perlindungan dan keselamatan para petinju.

Ia menambahkan bahwa dalam perkembangan tinju modern, hal yang semakin penting adalah daya tarik, prestasi, dan ketenaran yang diperoleh melalui hasil kemenangan di atas ring, bukan semata-mata berdasarkan jenis kelamin seorang petinju.

Baca juga: Mayer dan Cameron naik ring untuk penyatuan tiga sabuk juara dunia

Baca juga: Baumgardner pertaruhkan sabuk juara WBA, IBF, dan WBO hadapi Shin

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |