Forum BUMN NTB serahkan bantuan ke korban kebakaran Desa Adat Sade

3 hours ago 3
Jumlah warga yang terdampak mencapai 320 jiwa. Kami sampaikan terimakasih atas kepedulian dan partisipasi kepada masyarakat Lombok tengah khususnya Desa Adat Sade yang terdampak bencana

Lombok Tengah (ANTARA) - Forum Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Nusa Tenggara Barat (NTB) menyerahkan bantuan kepada warga korban kebakaran rumah Adat Sade Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah untuk membantu pemulihan pasca kebakaran.

"Bantuan sembako ini diharapkan dapat membantu penanganan dampak bencana kebakaran terhadap para korban," kata Perwakilan BUMN NTB selaku Kepala Cabang Utama PT Pos Indonesia Mataram, Randi Rohmansyah di Lombok Tengah, Minggu.

Penyerahan bantuan sembako tersebut diberikan langsung kepada Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri di posko penanganan bencana yang telah dibentuk pemerintah daerah.

"Kami menyadari bahwa bantuan yang diserahkan ini tidak dapat sepenuhnya memulihkan kondisi atau menggantikan yang telah hilang," kata Randi.

Ia mengatakan bantuan yang diberikan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban dan mencukupi kebutuhan mendesak selama masa pemulihan pasca kebakaran.

"Kami juga mendoakan agar warga sekalian diberikan kesabaran, ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi ujian ini. Semoga keadaan bisa segera pulih kembali," kata Randi.

Sementara itu Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri mengatakan kebakaran rumah Adat Sade terjadi pada Sabtu (22/8) pukul 22.00 Wita. Dampak dari kebakaran tersebut sekitar 120 hingga 129 rumah adapt berdinding bambu dan beratap ilalang ludes terbakar dengan ratusan jiwa warga terdampak.

"Jumlah warga yang terdampak mencapai 320 jiwa. Kami sampaikan terimakasih atas kepedulian dan partisipasi kepada masyarakat Lombok tengah khususnya Desa Adat Sade yang terdampak bencana," katanya.

Ia mengatakan, kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena permukiman warga di kawasan adat Sade cukup padat dan berdempetan.

Karena itu, proses pemulihan tidak hanya diarahkan pada pembangunan kembali rumah warga, tetapi juga perlu mempertimbangkan aspek mitigasi bencana.

“Ini menjadi pembelajaran kita semua. Betapa pentingnya amenitas, kebutuhan, kemudian jalan-jalan juga dibuat. Namun, memang perlu menjadi renungan kita karena tempat ini sudah beratus tahun seperti ini. Masyarakat sudah berdempetan, kita harus berbenah perlahan-lahan,” ujarnya.

Sade adalah salah satu dusun di Desa Rembitan yang dikenal sebagai dusun yang mempertahankan adat suku Sasak. Suku Sasak Sade sudah terkenal di kalangan wisatawan yang datang ke Lombok baik itu wisatawan mancanegara maupun lokal.

Desa Sade masih menampilkan suasana perkampungan asli sasak. Hal itu dapat dilihat dari bangunan rumah yang terkesan sangat tradisional, karena atapnya dari ilalang, kuda-kuda atapnya memakai bambu tanpa paku, tembok dari anyaman bambu, dan langsung beralaskan tanah.

Baca juga: Gubernur NTB pastikan kebutuhan dasar dan pendidikan anak Sade

Baca juga: Pemkab Lombok Tengah fokus penanganan korban kebakaran rumah adat Sade

Pewarta: Akhyar Rosidi
Editor: Rini Utami
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |