Lombok Tengah (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.(NTB) menyiapkan sejumlah destinasi wisata budaya alternatif pasca kebakaran Dusun Adat Sade di Lombok Tengah, untuk mengantisipasi limpahan wisatawan saat ajang MotoGP Mandalika.
Kepala Dinas Kebudayaan NTB Muhamad Ihwan mengatakan destinasi budaya yang disiapkan, antara lain Kampung Adat Ende, Desa Adat Bayan, Kampung Tenun Sukarara, dan Kampung Adat Pringgasela.
"Berbagai destinasi itu perlu segera kami kondisikan agar siap menerima limpahan wisatawan," ucap dia saat ditemui usai meninjau kebakaran Dusun Adat Sade di Lombok Tengah, Minggu.
Ihwan menuturkan pemerintah segera berkoordinasi dengan pengelola dan komunitas budaya di sejumlah destinasi tersebut untuk memastikan kesiapan dalam menerima kunjungan wisatawan.
Menurut dia, penyiapan destinasi budaya alternatif tersebut menjadi penting lantaran ajang MotoGP Mandalika pada 9 sampai 11 Oktober 2026 berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan dari berbagai daerah dan negara ke Pulau Lombok.
"Dalam waktu dekat ini kami berkoordinasi dengan berbagai macam tempat tersebut," kata Ihwan.
Sementara itu, Wakil Gubernur NTB Indah Damayanti Putri mengatakan proses revitalisasi Dusun Adat Sade membutuhkan pembahasan bersama dengan berbagai pihak.
Pemerintah memerlukan masukan dari para tokoh adat agar upaya revitalisasi kawasan tersebut tetap memperhatikan nilai dan karakter budaya masyarakat setempat.
"Merevitalisasi Dusun Sade membutuhkan duduk bersama karena membutuhkan penyampaian dan info dari para tokoh adat yang ada," kata Indah.
Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menargetkan penonton MotoGP Mandalika 2026 mencapai 145.000 penonton baik itu wisatawan lokal maupun mancanegara.
Target itu naik sebesar 15,7 persen dibanding penyelenggaraan tahun sebelumnya yang tercatat hanya dihadiri 140.324 penonton.
Pada 22 Agustus 2026, Dusun Adat Sade yang merupakan salah satu destinasi budaya favorit penonton MotoGP Mandalika mengalami insiden kebakaran yang menghanguskan seluruh rumah adat di kampung tersebut.
Dusun Adat Sade merupakan salah satu kampung adat tertua di Pulau Lombok yang telah ada sejak abad ke-16 dan telah diwariskan kepada 15 generasi secara turun-temurun.
Di kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara, kampung itu terkenal sebagai destinasi budaya yang kental dalam upaya mempertahankan berbagai tradisi adat suku Sasak.
Baca juga: NTB inventarisasi artefak terdampak kebakaran Kampung Adat Sade
Baca juga: Kebakaran Sade: NTB dorong kampung adat punya sistem mitigasi bencana
Pewarta: Sugiharto Purnama
Editor: Rini Utami
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































