Jakarta (ANTARA) - "Lomba Rakyat" yang digelar anggota Komisi VI DPR RI Nurwayah di Koja, Jakarta Utara, tidak hanya menjadi ajang hiburan warga, tetapi juga melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk membuka akses pasar dan mendorong pergerakan ekonomi lokal.
Lomba rakyat dalam bentuk turnamen domino itu diikuti sekitar 200 pasangan di GOR Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Minggu. Nurwayah mengatakan turnamen tersebut sengaja dikemas sebagai kegiatan yang dekat dengan keseharian warga.
“Tujuan kami mengadakan Turnamen Domino ini adalah ingin menghadirkan kegiatan yang memasyarakat. Domino ini permainan rakyat, sebagai bagian dari hiburan masyarakat yang biasa kita temui di tempat tongkrongan atau pengisi waktu senggang saat ronda,” ujar Nurwayah di Jakarta, Minggu.
Legislator dari Partai Demokrat tersebut menekankan pentingnya nilai sportivitas dalam kompetisi ini. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau konstituen yang lebih luas.
Selain kompetisi olahraga kerakyatan, acara ini turut melibatkan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan.
Sejumlah pelaku UMKM membuka stan bazar untuk memasarkan produknya kepada pengunjung dan peserta, seperti produk jamu tradisional Z&N yang mencatatkan penjualan tinggi selama acara berlangsung.
Nurwayah menjelaskan keterlibatan UMKM dalam ajang olahraga rakyat merupakan komitmennya dalam mendorong pergerakan ekonomi lokal di tingkat tapak.
Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen Domino Nurwayah Cup 2026, Haji Salahudin Sabo, mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang mempersiapkan acara secara optimal sehingga tingginya partisipasi masyarakat dapat terfasilitasi dengan baik.
Antusiasme peserta juga terlihat dari pengakuan salah satu pasangan peserta asal Koja yang memanfaatkan ajang gratis tersebut untuk menjalin keakraban sekaligus memperebutkan hadiah yang disediakan panitia.
"Melalui perpaduan kompetisi olahraga dan bazar ekonomi kreatif, kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah hiburan warga, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi para pelaku usaha kecil di wilayah sekitar," katanya.
Baca juga: Anggota DPR desak penindakan tegas usai pencabutan IUP di Raja Ampat
Baca juga: Anggota Komisi XII sayangkan masih adaSPBU curang kurangi takaran
Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































