Kodam Palaka Wira kerahkan pasukan bantu penanganan karhutla di Sigi

3 hours ago 3
Lokasi kebakaran diperkirakan berjarak sekitar tiga kilometer dari permukiman penduduk dengan estimasi luas lahan yang terdampak sekitar tiga hektare

Palu (ANTARA) - Kodam XXII/Palaka Wira mengerahkan pasukan guna membantu penanganan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Jojo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng).

"Prajurit sudah bergabung dengan tim di lapangan melakukan penanggulangan kebakaran," kata Panglima Kodam XXII/Palaka Wira Mayjen TNI J Binsar Perluhutan P Sianipar di Palu, Minggu.

Ia mengemukakan, laporan diterima pihaknya kebakaran terjadi di kawasan Gunung Sibavho dan Gunung Sidoe Desa Jono, Kecamatan Dolo Barat pada lahan kebun milik warga.

Adapun pasukan yang dikerahkan yakni personel Koramil 1306-04/Dolo dan personel Yonif TP 873/MM bergabung dengan BPBD Sigi, ORARI Dolo Selatan, Polsek Dolo, Dinas Kesehatan, serta masyarakat Desa Jono.

Baca juga: BPBD Kalimantan Selatan deteksi 2.899 titik panas di Tapin

"Lokasi kebakaran diperkirakan berjarak sekitar tiga kilometer dari permukiman penduduk dengan estimasi luas lahan yang terdampak sekitar tiga hektare," ujarnya.

Situasi itu, kata dia, menjadi perhatian tim di lapangan untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan guna mengantisipasi kemungkinan api kembali meluas.

"Laporan kami masih terlihat satu titik asap di atas puncak gunung. Tanggung jawab kami bukan hanya kegiatan kemiliteran, tetapi juga dalam bentuk operasi lain termasuk penanganan karhutla," ucapnya.

Ia memastikan prajurit TNI tetap siap dalam berbagai perkembangan situasi dan akan mengambil langkah cepat apabila terjadi peningkatan titik api bersama mundur terkait.

Masyarakat Desa Jono dihimbau tetap waspada dan segera melaporkan kepada aparat atau petugas terkait apabila menemukan titik api.

Selain itu masyarakat juga dihimbau tidak membuka lahan kebun dengan cara di bakar, termasuk membakar sampa di sembarang tempat.

"Masyarakat harus menjaga lingkungan masing-masing, karena kondisi cuaca saat ini ekstrem, suhu panas meningkat di tambah angin bertiup kencang makan sudah seharusnya kita mematuhi imbauan pemerintah guna mencegah karhutla," tutur Binsar.

Baca juga: Polri tetapkan 72 tersangka kasus karhutla di sembilan Polda

Pewarta: Mohamad Ridwan
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |