Pratinjau Maroko vs Haiti: Atlas Lions incar tiket 32 besar

1 hour ago 3

Jakarta (ANTARA) - Tim nasional Maroko berpeluang melangkah ke babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026 saat menghadapi Haiti pada laga terakhir Grup C di Atlanta Stadium, Georgia, Amerika Serikat, Kamis, pukul 05.00 WIB.

Pertandingan ini menjadi pertemuan pertama sepanjang sejarah antara kedua negara dan memiliki arti penting terutama bagi Maroko yang masih bersaing memperebutkan posisi teratas klasemen grup.

Atlas Lions saat ini mengoleksi empat poin dari dua pertandingan, sama dengan Brasil yang memimpin klasemen berkat keunggulan selisih gol.

Sementara itu, Skotlandia berada di posisi ketiga dengan tiga poin dan Haiti sudah dipastikan tersingkir setelah menelan dua kekalahan beruntun.

Maroko datang ke laga ini dengan modal positif setelah mengalahkan Skotlandia 1-0 pada pertandingan sebelumnya. Gol cepat Ismael Saibari pada menit kedua menjadi pembeda sekaligus mengukuhkan posisi tim Afrika Utara tersebut dalam persaingan menuju fase gugur.

Baca juga: Maroko Kalahkan Skotlandia 1-0, gol Saibari jadi penentu

Penyerang PSV Eindhoven itu sedang menikmati performa terbaiknya setelah mencetak dua gol dalam dua pertandingan Piala Dunia 2026. Saibari juga mencatat sejarah sebagai pemain Maroko pertama yang mampu mencetak gol dalam dua laga Piala Dunia secara beruntun.

Selain ketajaman Saibari, Maroko masih mengandalkan kreativitas Brahim Diaz di lini tengah dan pengalaman kiper Yassine Bounou di bawah mistar.

Kombinasi tersebut membuat tim asuhan Walid Regragui belum terkalahkan di Grup C setelah menahan imbang Brasil 1-1 dan menundukkan Skotlandia.

Bagi Maroko, kemenangan atas Haiti akan memastikan tiket ke babak 32 besar tanpa harus bergantung pada hasil pertandingan lain. Bahkan, peluang finis sebagai juara grup masih terbuka apabila hasil laga lain menguntungkan mereka.

Di kubu Haiti, pertandingan ini menjadi kesempatan terakhir untuk meninggalkan kesan positif dalam penampilan pertama mereka di putaran final Piala Dunia sejak 1974.

Meski belum meraih poin, Les Grenadiers menunjukkan semangat juang yang tinggi sepanjang turnamen.

Baca juga: Profil timnas Haiti, kembali ke panggung terbesar setelah 52 tahun

Saat kalah tipis 0-1 dari Skotlandia pada laga pembuka, Haiti mampu memberikan perlawanan sengit dan beberapa kali mengancam gawang lawan. Mereka juga sempat tampil lebih baik pada babak kedua ketika menghadapi Brasil meski akhirnya kalah 0-3.

Pelatih Sebastien Migne menilai timnya telah menunjukkan perkembangan signifikan selama turnamen. Keberhasilan lolos ke Piala Dunia setelah penantian selama 52 tahun menjadi fondasi penting bagi perkembangan sepak bola Haiti ke depan.

Pemain-pemain seperti Jean-Ricner Bellegarde, Ruben Providence, dan Frantzdy Pierrot diharapkan mampu kembali menjadi tumpuan untuk memberikan perlawanan kepada Maroko.

Secara kualitas dan pengalaman, Maroko lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan. Namun, Haiti diperkirakan tetap tampil tanpa beban dan berupaya menutup perjalanan mereka di Amerika Utara dengan hasil yang membanggakan.

Laga ini juga akan menentukan nasib Maroko dalam persaingan menuju fase gugur, sekaligus menjadi ujian konsistensi bagi salah satu wakil Afrika yang ingin mengulang pencapaian bersejarah mereka saat menembus semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar.

Baca juga: Lesakkan dua gol di Piala Dunia, Saibari: Momen terbaik di karier saya

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |