Kemenko Pangan: Petani aktor transformasi pertanian rendah emisi

1 hour ago 2

Denpasar (ANTARA) - Kementerian Koordinator Bidang Pangan menegaskan petani harus menjadi aktor utama dalam transformasi sektor pertanian menuju sistem produksi pangan yang rendah emisi dan berkelanjutan.

Direktur Bidang Produksi Pangan dan Perubahan Iklim Kementerian Koordinator Bidang Pangan Fajar Nuradi di Denpasar, Rabu, mengatakan keberhasilan pengurangan emisi di sektor pertanian tidak hanya bergantung pada teknologi dan kebijakan, tetapi juga pada kemampuan petani sebagai pelaku utama di lapangan.

"Petani bukan hanya objek kebijakan, tetapi aktor utama dalam transformasi ini. Karena itu pembangunan kapasitas petani menjadi sangat penting," ujar Fajar dalam forum internasional pertukaran Pengetahuan tentang Teknologi Mutakhir untuk Sistem Padi dan Peternakan Rendah Emisi FSIP-FOLUR Dialog Global Kedua tentang Transformasi Beras Berkelanjutan di Sanur, Denpasar, Bali.

Penguatan kapasitas petani, dukungan teknologi, dan akses pembiayaan iklim dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan sistem pangan yang produktif sekaligus ramah lingkungan.

Baca juga: Indonesia persiapkan transisi pertanian rendah emisi

Menurutnya, petani perlu didukung dengan kemampuan mengoperasikan teknologi modern sekaligus memahami pemanfaatan data untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani.

Pemerintah saat ini terus mendorong penggunaan berbagai inovasi seperti drone, sensor jarak jauh, serta sistem pemantauan digital untuk mendukung pertanian yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim.

Fajar menjelaskan, Indonesia memiliki kepentingan besar dalam pengembangan pertanian rendah emisi mengingat beras merupakan fondasi ketahanan pangan nasional.

Di sisi lain, budidaya padi juga menjadi salah satu penyumbang emisi metana terbesar di sektor pertanian.

Pewarta: Rolandus Nampu
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |