Pramono minta warga yang direlokasi dari TPU difasilitasi KJP

3 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menginstruksikan Wali Kota Jakarta Timur serta dinas terkait untuk membantu anak-anak warga yang direlokasi dari TPU Kebon Nanas agar mendapatkan Kartu Jakarta Pintar (KJP).

“Minta tolong Pak Wali, kalau memang ada anak-anak yang berhak untuk mendapatkan KJP, tolong dibantu. Supaya anak-anaknya bisa bersekolah,” ujar Pramono.

Hal itu disampaikan usai acara Penyerahan Kunci Rumah Susun kepada Warga Relokasi TPU Kebon Nanas di Rusunawa Pulo Gebang, Jakarta Timur, Senin.

Pramono mengakui, warga yang direlokasi memang perlu beradaptasi dengan lingkungan baru. Untuk itu, Pramono meminta jajarannya agar membantu para warga, salah satunya untuk memindahkan sekolah anak-anaknya.

Baca juga: Pramono bersyukur warga TPU Kebon Nanas mau direlokasi ke rusunawa

Selain itu, Pramono juga memahami bahwa warga yang direlokasi perlu beradaptasi untuk mencari nafkah di lingkungan yang baru. Karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun memberikan kebijakan gratis biaya sewa selama enam bulan untuk warga yang direlokasi dari TPU.

Selain itu, bagi warga lanjut usia (lansia), Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan kebebasan biaya sewa selamanya.

“Untuk itu saya minta kepada jajaran terutama Dinas Sosial, Wali Kota terkait, kemudian Dinas Perumahan untuk membantu terutama pendidikan anak dan juga mata pencaharian. Mudah-mudahan mereka juga bisa segera beradaptasi,” katanya

Sebelumnya, relokasi warga yang tinggal di wilayah makam sudah dilakukan di beberapa TPU. Upaya tersebut dilakukan untuk mengatasi persoalan lahan pemakaman yang terbatas di Ibu Kota.

Baca juga: Krisis lahan makam, Jaktim tambah 1.400 petak baru di dua TPU

Pada Senin pagi, Pramono menghadiri acara Penyerahan Kunci Rumah Susun kepada Warga Relokasi TPU Kebon Nanas di Rusunawa Pulo Gebang, Jakarta Timur.

Pramono mengaku bersyukur warga yang sebelumnya tinggal di TPU Kebon Nanas mau direlokasi ke Rusunawa Pulo Gebang.

“Sebagai Gubernur Jakarta, saya mengucapkan terima kasih kepada 103 warga yang mau dipindahkan. Karena untuk dipindahkan juga tidak gampang," katanya.

Warga rata-rata sudah di sana ada yang 25 tahun dan ada yang 30 tahun sehingga sudah merasa tinggal di situ seperti di rumah sendiri.

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |