Purwokerto (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas memastikan harga dan ketersediaan komoditas pangan di wilayah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, tetap stabil dan aman selama bulan Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Kami memastikan stok tersedia dan harga masih sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi) dan HAP (Harga Acuan Penjualan);yang ditetapkan pemerintah, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” kata Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas Prawoko Setyo Aji di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa.
Ia mengatakan hal itu diketahui dalam inspeksi mendadak yang dilakukan Bulog Banyumas bersama Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DPKUKM) Kabupaten Banyumas serta Satgas Pangan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyumas di salah satu ritel modern dan Pasar Wage Purwokerto untuk memantau harga serta memastikan distribusi berjalan lancar pada hari ke-12 Ramadhan, Selasa (3/3).
Berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Wage, kata dia, beras medium dijual dengan harga Rp12.500-Rp13.300 per kilogram dan beras premium Rp14.000-Rp14.900 per kilogram.
Baca juga: Bulog Banyumas salurkan bantuan beras-minyak untuk 586.951 PBP
Baca juga: Bulog Banyumas salurkan 6.639 ton beras SPHP hingga September
Sementara beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual oleh pedagang dengan harga berkisar Rp58.500-Rp61.500 per karung isi 5 kilogram atau berkisar Rp11.700-Rp12.300 per kilogram.
Selain itu, minyak goreng rakyat merek Minyakita dijual dengan harga Rp15.500-Rp15.700 per liter dan gula pasir kemasan 1 kilogram sekitar Rp17.500.
“Seluruh harga tersebut masih berada dalam ketentuan HET dan HAP. Pengecer wajib menjual beras SPHP sesuai HET Rp12.500 per kilogram dan Minyakita Rp15.700 per liter,” katanya menegaskan.
Ia mengatakan pengecer juga diminta memasang banner harga agar terlihat jelas oleh masyarakat.
Di samping itu, kata dia, penjualan beras SPHP dibatasi maksimal dua karung per konsumen dan Minyakkita satu karton per konsumen guna menjaga pemerataan distribusi.
Menurut dia, Satgas Pangan Polresta Banyumas juga mengimbau pedagang untuk tetap berjualan secara wajar meskipun terjadi peningkatan permintaan menjelang Lebaran.
“Pemantauan dan sidak akan terus dilakukan selama Ramadhan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan sesuai arahan pemerintah dan Badan Pangan Nasional (Bapanas),” kata Prawoko.
Baca juga: Bulog salurkan dana TJSL untuk puluhan pelaku UMKM di Banyumas
Baca juga: Mentan lepas ekspor produk unggas senilai Rp18,2 miliar ke tiga negara
Pewarta: Sumarwoto
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































