Giannis Antetokounmpo prioritaskan kebugaran usai pulih dari cedera

1 hour ago 1

Jakarta (ANTARA) - Bintang Milwaukee Bucks Giannis Antetokounmpo menegaskan bahwa dirinya kini harus lebih bijak dalam mengelola kondisi fisik setelah kembali melantai usai pulih dari cedera terlama sepanjang karirnya, saat kalah 108-81 dari Boston Celtics di Fiserv Forum, Milwaukee, Selasa WIB.

"Saya berusia 31 tahun. Saya harus lebih pintar ke depannya karena hal-hal yang bisa saya lakukan di masa lalu, mungkin tidak bisa saya lakukan sekarang," ujar Antetokounmpo dikutip dari laman NBA.

Dalam masa pemulihan cedera yang memakan waktu lebih dari lima minggu, Antetokounmpo mengakui bahwa ia sempat merasa kaku dalam laga tersebut setelah absen sejak 23 Januari akibat cedera otot betis kanan.

Kendati demikian, ia menolak untuk menyerah pada keadaan dan menyatakan rasa syukurnya bisa kembali berkompetisi di lapangan basket meskipun penampilannya belum maksimal.

"Saya hanya senang bisa berada di lapangan. Tidak peduli apakah saya bermain 18 menit, 20 menit, 22, terserah, saya hanya senang bisa berada di sana," kata peraih dua kali gelar MVP tersebut. Giannis mencatatkan 19 poin dan 11 rebound dalam 25 menit penampilan melawan Celtics.

Baca juga: Kawhi Leonard bawa Clippers bangkit tekuk Warriors 114-101

Pernyataan tersebut merujuk pada perubahan pola pikirnya dalam menghadapi cedera dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada Final Wilayah Timur 2021, ia pernah memaksa kembali bermain dalam waktu singkat setelah cedera lutut parah. Namun, untuk cedera betis kali ini ia memilih mengikuti prosedur pemulihan yang lebih panjang.

Antetokounmpo juga menepis spekulasi mengenai rencana untuk menyudahi musim lebih awal mengingat kondisi Bucks yang masih tertahan di peringkat ke-11 klasemen Wilayah Timur, atau di luar zona play-off dan play-in.

Ia menegaskan keinginannya untuk tetap membantu rekan setimnya di sisa musim reguler guna mengejar tiket play-in.

"Kami memiliki 24 pertandingan tersisa. Itu adalah 24 pertarungan," tegasnya.

Pelatih Bucks Doc Rivers mengonfirmasi bahwa tim memang sengaja menahan Antetokounmpo lebih lama di luar lapangan sebagai tindakan pencegahan. Rivers mengakui bahwa kesehatan jangka panjang sang pemain jauh lebih penting daripada memaksanya kembali tanpa kesiapan fisik yang sempurna.

"Kami melakukannya (menahan Giannis) pada kali pertama, namun tidak berhasil. Tapi ini adalah bola basket. Anda bisa pergi bermain dan kemudian Anda hanya bisa berharap dia tetap sehat," ungkap Rivers menjelaskan kebijakan manajemen tim.

Baca juga: Celtics tekuk Bucks 108-81, rusak momen "comeback" Antetokounmpo

Baca juga: Edwards dan Duren jadi pemain terbaik pekan ke-19 NBA 2025-2026

Penerjemah: Aditya Ramadhan
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |