Pramono bersyukur warga TPU Kebon Nanas mau direlokasi ke rusunawa

3 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo bersyukur warga yang sebelumnya tinggal di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebon Nanas mau direlokasi ke Rusunawa Pulo Gebang, Jakarta Timur.

“Sebagai Gubernur Jakarta, saya mengucapkan terima kasih kepada 103 warga yang mau dipindahkan," ungkap Pramono pada penyerahan kunci kepada warga yang direlokasi dari TPU Kebon Nanas di Rusunawa Pulo Gebang, Jakarta Timur, Senin.

Untuk memindahkan warga juga tidak gampang. "Warga rata-rata sudah di sana ada yang 25 tahun, ada yang 30 tahun, yang sudah merasa itu seperti di rumah sendiri," katanya.

Pramono menjelaskan, Jakarta saat ini mempunyai 80 TPU. Namun sebanyak 69 TPU sudah tidak bisa dilakukan pemakaman normal melainkan harus sistem tumpang.

Baca juga: Krisis lahan makam, Jaktim tambah 1.400 petak baru di dua TPU

Karena itu, Pramono mengatakan, dirinya memang meminta kepada jajarannya untuk mengatasi persoalan makam di Jakarta.

“11 (makam) yang masih bisa. Dan Kebon Nanas sebenarnya termasuk yang sudah tidak bisa. Maka warga di TPU itu yang ditempati oleh warga yang kurang lebih 3.000 lebih tadi, bisa menampung nantinya untuk 1.000 makam baru,” katanya.

Adapun di Jakarta Timur, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur telah melaksanakan pengembalian fungsi lahan makam di TPU Kober, Kelurahan Rawa Bunga, Kecamatan Jatinegara pada 18 Desember 2025.

Wali Kota Jakarta Timur Munjirin menjelaskan, pengembalian fungsi lahan makam di TPU Kober meliputi 14 bangunan berupa bengkel, parkir liar dan pelapak rongsokan di atas lahan seluas 1.576 meter persegi.

Dari hasil pengembalian fungsi ini akan tersedia 420 petak makam baru di TPU tersebut.

Baca juga: Ratusan jiwa tinggal di atas makam tua TPU Kebon Nanas Jaktim

Kemudian pelaksanaan pengembalian fungsi lahan makam juga dilakukan di TPU Cipinang Besar, Jalan Kebon Nanas, Kelurahan Cipinang Besar, Kecamatan Jatinegara.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada lahan seluas 3.750 meter persegi dengan perkiraan makam baru yang akan tersedia sejumlah kurang lebih 1.000 makam.

Berdasarkan pendataan yang dilakukan, area TPU Cipinang Besar, Jalan Kebon Nanas, RT 15, RW 2, dihuni oleh sekitar 103 kepala keluarga dengan rincian 73 KK bersedia direlokasi.

Sedangkan 30 KK tidak bersedia direlokasi ke rumah susun dan akan mencari kontrakan sendiri dikarenakan ada usaha di sekitar lokasi TPU.

Baca juga: Penertiban rumah di TPU Jaktim ditargetkan selesai dua pekan

Warga TPU Cipinang Besar Jalan Kebon Nanas direlokasi di enam rumah susun yang telah disediakan, yakni Rusun Pulo Gebang sebanyak 46 KK dan Rusun Cipinang Muara sebanyak lima KK.

Rusun Cipinang Besar Selatan sebanyak enam KK, Rusun Jatinegara Barat sebanyak satu KK serta Rusun Jatinegara Kaum sebanyak sembilan KK dan Rusun Pondok Bambu sebanyak enam KK.

“Totalnya 73 KK. Relokasi dilaksanakan secara bertahap mengingat banyaknya kebutuhan pendataan administrasi dan juga proses perpindahan anak sekolah," katanya.

Munjirin mengatakan, relokasi tahap pertama dilaksanakan pada tanggal 6 Januari 2026 dan terus berlanjut hingga hari ini. Selain itu, Kota Administrasi Jakarta Timur juga memberikan bantuan kepada warga relokasi berupa modal usaha senilai Rp500.000, paket natura, paket "hygiene kit" hingga kasur.

Seluruh warga yang direlokasi mendapatkan kebijakan enam bulan biaya sewa gratis. Sementara untuk warga lansia, akan digratiskan biaya sewa selamanya.

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |