Prabowo terima MSS China bahas peningkatan stabilitas keamanan

1 month ago 10
"Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyambut baik harapan MSS untuk dapat meningkatkan kerja sama bagi keuntungan kedua negara,"

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Keamanan Negara China (Minister of State Security/MSS) Chen Yi Xin di Istana Negara, Jakarta, Jumat, membahas peningkatan stabilitas keamanan di Asia maupun dunia.

Sebagaimana unggahan akun Instagram Sekretariat Kabinet (@sekretariat.kabinet), Jumat, pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat yang mencerminkan hubungan baik Indonesia dan China.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, saat dikonfirmasi ANTARA, mengatakan pada kesempatan tersebut Chen mengutarakan harapan China untuk bersama dengan negara-negara sahabat membangun kerja sama guna memelihara dan meningkatkan stabilitas keamanan di Asia maupun dunia.

Menyambut harapan pihak China, Presiden Prabowo mengedepankan kembali pandangan Indonesia tentang pentingnya arti stabilitas kawasan bagi Indonesia dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan.

"Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyambut baik harapan MSS untuk dapat meningkatkan kerja sama bagi keuntungan kedua negara," kata Teddy.

Pada pertemuan itu, Presiden Prabowo turut didampingi oleh Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) M. Herindra, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Seskab Teddy.

Peningkatan hubungan baik serta kerja sama MSS dengan BIN di masa depan menjadi bagian dari kebijakan luar negeri Pemerintahan Presiden Prabowo yang memiliki visi untuk meningkatkan keamanan nasional Indonesia di tengah dinamika geopolitik pada tatanan multipolar melalui peran aktif di berbagai dimensi hubungan internasional.

Baca juga: Prabowo diagendakan terima kunjungan PM Anwar Ibrahim pada Jumat sore

Baca juga: Presiden perintahkan bangun hunian layak bagi warga pinggir rel Senen

Baca juga: Politik kemarin, KRI Prabu Siliwangi-321 hingga Prabowo ke Senen

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Agus Setiawan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |