Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita unggulan Kamis untuk disimak, KPK mengumumkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq jadi tersangka tunggal hingga Ketua MPR beri sinyal kemungkinan Indonesia keluar BoP. Berikut berita-berita tersebut:
1. KPK umumkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq jadi tersangka tunggal
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq (FAR) sebagai satu-satunya tersangka atau tunggal dalam kasus dugaan korupsi terkait pengadaan jasa outsourcing atau tenaga alih daya, dan pengadaan lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan tahun anggaran 2023-2026. Baca selengkapnya di sini
2. BRIN: MBG berdampak pada peningkatan PDB sebesar Rp14,5-26 triliun
Riset yang dilakukan oleh Tim Peneliti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menunjukkan bahwa Program MBG berdampak pada peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar Rp14,5 triliun hingga Rp26 triliun. Baca selengkapnya di sini
3. Lewat surat, Prabowo sampaikan duka cita atas gugurnya Ali Khamenei
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono secara resmi menyampaikan pernyataan belasungkawa Pemerintah Indonesia atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang gugur dalam serangan Amerika Serikat-Israel. Baca selengkapnya di sini
4. Bahlil sebut harga BBM subsidi aman hingga Lebaran
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan harga bahan bakar minyak bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga Hari Raya Idul Fitri 2026. Baca selengkapnya di sini
5. Ketua MPR beri sinyal kemungkinan Indonesia keluar BoP
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani memberikan sinyal mengenai kemungkinan Indonesia keluar dari keanggotaan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) Gaza setelah dirinya bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana, Jakarta, Rabu sore.
Menurut Muzani, kemungkinan untuk keluar dari BoP telah beberapa kali disampaikan oleh Presiden Prabowo. Baca selengkapnya di sini
Pewarta: Tiara Hana Pratiwi
Editor: Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































