PIS siagakan 415 tugboat dan terminal energi saat RAFI 2026

1 week ago 3
Fokus utama kami adalah mendukung keandalan operasional, keselamatan, dan kelancaran distribusi BBM dan LPG,

Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina International Shipping (PIS) memperkuat kesiapan armada dan terminal energi untuk menjaga kelancaran distribusi BBM dan LPG nasional, termasuk melalui Terminal LPG Tanjung Sekong yang menopang sekitar 40 persen kebutuhan LPG domestik.

Pjs. Corporate Secretary PIS Vega Pita mengatakan, kesiapan tersebut dilakukan sejalan dengan komitmen Satuan Tugas (Satgas) Pertamina pada periode Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 2026 dalam memastikan keandalan operasional dan distribusi energi.

“Fokus utama kami adalah mendukung keandalan operasional, keselamatan, dan kelancaran distribusi BBM dan LPG,” kata Vega di Jakarta, Selasa.

Dari sisi armada, anak usaha PIS yakni Pertamina Trans Kontinental (PTK) menyiagakan 415 kapal tunda atau tugboat untuk mengawal navigasi kapal tanker di seluruh wilayah Indonesia.

Baca juga: Pertamina pantau dua kapal PIS di Selat Hormuz, pastikan kondisi aman

“Di PTK kami ada 415 kapal tugboat yang siap beroperasi mengawal navigasi kapal-kapal tanker di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, melalui Pertamina Energy Terminal (PET), PIS memastikan kesiapan terminal penyimpanan BBM dan LPG, termasuk Terminal LPG Tanjung Sekong yang menjadi salah satu tulang punggung distribusi LPG nasional.

“Terminal LPG Tanjung Sekong yang menopang sekitar 40 persen kebutuhan LPG nasional dipastikan siap beroperasi optimal,” tutur Vega.

Selain Tanjung Sekong, PIS juga mengoptimalkan Fuel Terminal Bau-bau di kawasan timur Indonesia serta Fuel Terminal Kota Baru yang mendukung distribusi energi di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Baca juga: Pertamina siapkan peremajaan 20 unit kapal dukung ketahanan energi

Integrated Terminal Tanjung Uban juga disiapkan sebagai terminal strategis penyimpanan BBM dan LPG yang menjadi titik transit untuk wilayah pesisir timur Sumatera, Kepulauan Riau, Natuna, dan Batam.

Vega menambahkan proyek Terminal LPG Refrigerated Jawa Timur (PLPG Tuban) dengan kapasitas 88.000 metrik ton dan fasilitas penyimpanan bertekanan 5.000 metrik ton terus dimonitor untuk memperkuat infrastruktur distribusi LPG nasional.

“PLPG ini nantinya akan menjadi hub terminal LPG untuk wilayah Timur Indonesia,” ungkapnya.

PIS menyatakan, kesiapan armada dan terminal tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran rantai pasok energi nasional pada periode peningkatan konsumsi energi di awal tahun ini.

Baca juga: Pertamina jaga pasokan energi aman selama Ramadhan-Idul Fitri 2026

Pewarta: Aria Ananda
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |