Perkembangan alat kesehatan dinilai jadi tantangan sekaligus peluang

3 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Pesatnya perkembangan alat kesehatan menjadi tantangan sekaligus peluang bagi rumah sakit (RS) untuk meningkatkan akurasi, efisiensi, dan keamanan layanan kepada masyarakat.

Direktur Marketing & Finance PT Okta Sejahtera Insani selaku penyelenggara Medan Hospital Expo ke-14, Yudha Imam Sutedja, mengatakan percepatan inovasi teknologi menuntut RS terus memperbarui peralatan agar mampu menjaga mutu pelayanan dan daya saing.

“Melalui pameran ini, RS memiliki kesempatan langsung untuk melihat perkembangan terbaru, membandingkan berbagai solusi, serta menjalin komunikasi dengan penyedia teknologi,” kata Yudha dalam keterangan tertulis, Selasa.

Sebagai upaya menjawab kebutuhan tersebut, Medan Hospital Expo ke-14 akan digelar di Santika Premiere Dyandra Hotel and Convention Medan, Sumatra Utara, pada 10–12 Februari 2026. Pameran industri kesehatan ini menjadi wadah bagi RS di wilayah Sumatera untuk mengakses perkembangan alat kesehatan secara langsung dan terukur.

Baca juga: Kemenkes: Transfer teknologi tinggi perkuat kemandirian alkes RI

Pameran yang menempati area seluas 1.340 meter persegi itu akan diikuti perusahaan nasional maupun global di bidang alat kesehatan. Medan Hospital Expo juga menjadi bagian dari rangkaian Seminar dan Workshop Perumahsakitan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Sumatera Utara ke-16 dengan tema “Mewujudkan Ekosistem Rumah Sakit yang Handal dan Berkelanjutan”.

Menurut Yudha, Medan Hospital Expo juga berfungsi sebagai agenda belanja tahunan bagi RS di Sumatera Utara dan sekitarnya, sekaligus sarana kolaborasi antara RS, penyedia layanan kesehatan, dan industri pendukung untuk memperoleh produk dan layanan yang sesuai kebutuhan dengan harga kompetitif.

Ketua PERSI Wilayah Sumatera Utara dr. Syaiful M. Sitompul menilai pameran tersebut relevan dengan kebutuhan RS dalam memperkuat tata kelola serta keberlanjutan layanan, termasuk pemanfaatan alat kesehatan yang efisien dan efektif untuk mendukung konsep green hospital dan prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).

Dalam pameran tersebut, berbagai teknologi kesehatan terkini akan ditampilkan, antara lain hematology analyzer, ICU bed electric, dan delivery bed electric, serta peralatan medis lain mulai dari laboratorium, radiologi, sistem teknologi informasi kesehatan, hingga ambulans dan pengolahan limbah rumah sakit.

Medan Hospital Expo 2026 ditargetkan dikunjungi sekitar 2.500 orang yang terdiri atas pimpinan dan manajemen RS, tenaga kesehatan, peserta seminar dan workshop, serta masyarakat umum. Selain pameran, pengunjung juga dapat mengikuti kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis.

Baca juga: Kemenkes dorong kemandirian alkes lewat kolaborasiLinet--DV Medika

Baca juga: BPJPH dorong transparansi dan kepatuhan halal bagi industri alkes

Baca juga: Pada 2050, wearable kesehatan berpotensi hasilkan sejuta ton e-waste

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |