Jakarta (ANTARA) - Dewan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan organisasi maupun pengurus, dalam kegiatan pengembangan program bola basket.
Ketua Badan Legal, Etik, dan Disiplin DPP Perbasi, Fritz Edward Siregar, menjelaskan imbauan tersebut disampaikan menyusul adanya laporan pencatutan nama Ketua Umum DPP Perbasi Budisatrio Djiwandono dalam kegiatan yang meminta sejumlah uang dengan dalih seleksi pemain, uji coba, maupun program pembinaan tertentu.
"Kami mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama memajukan bola basket Indonesia demi prestasi yang membanggakan dengan cara-cara yang bermartabat dan benar untuk bangsa," kata dia di Jakarta, Senin.
Lebih lanjut Fritz menjelaskan organisasi menyesalkan praktik tersebut dan meminta masyarakat tidak mudah percaya.
Sebab, Perbasi tidak pernah mengeluarkan surat rekomendasi atau bentuk persetujuan apa pun untuk kegiatan yang mengatasnamakan Junior Basket Indonesia (JBI), baik untuk kegiatan trial maupun aktivitas lainnya.
Surat yang beredar dan diklaim berasal dari DPP Perbasi dipastikan tidak sah dan merupakan bagian dari upaya penipuan.
Selain itu, pengurus pusat menyatakan tidak pernah memungut biaya di luar mekanisme resmi organisasi, serta tidak menunjuk pihak mana pun untuk melakukan penggalangan dana pribadi atas nama organisasi.
Dia menambahkan, masyarakat diminta selalu memastikan keabsahan informasi.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi melalui kanal resmi dan tidak melakukan pembayaran kepada pihak yang tidak dapat dipertanggungjawabkan," ujar dia.
DPP Perbasi, tambah dia, juga mendorong masyarakat yang merasa dirugikan untuk melapor kepada aparat penegak hukum.
Organisasi akan melakukan penelusuran internal guna menjaga rasa aman dan memastikan pengembangan ekosistem bola basket nasional berjalan sesuai prosedur yang benar.
Baca juga: Perbasi gelar seleksi nasional Timnas U18 untuk Asia Cup 2026
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































