Pentingnya jaga daya tahan tubuh selama musim pancaroba

2 weeks ago 10

Jakarta (ANTARA) - Dokter Gizi Klinik lulusan Universitas Diponegoro dr. Yohan Samudra, SpGK, AIFO-K menekankan pentingnya menjaga daya tahan tubuh selama musim pancaroba.

Dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu, Yohan mengatakan perubahan cuaca yang drastis di musim pancaroba yang juga dibarengi dengan El Nino, dapat melemahkan imun tubuh dan mempercepat perkembangbiakan kuman, virus, serta bakteri.

Hal itu disampaikan dalam acara “Awarding & Celebration Alodokter Choice-Susu Steril Tujuh Kurma, Susu Steril Pilihan Alodokter” di Jakarta, Selasa (12/5).

Baca juga: Olah jiwa dan raga agar tetap produktif di tengah pancaroba

Ia melanjutkan kondisi tubuh yang tidak fit akibat kurang istirahat, stres atau orang dengan penyakit bawaan seperti asma dan alergi sangat rentan terserang penyakit.

Beberapa penyakit yang umum di musim pancaroba antara lain influenza dan batuk pilek, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), diare dan penyakit pencernaan, serta demam berdarah (dengue/DBD).

Menurut catatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2024, Indonesia mengalami peningkatan signifikan penyakit sensitif iklim, seperti demam berdarah.

Baca juga: BMKG imbau warga waspadai cuaca ekstrem dan dampak pancaroba

Data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga menunjukkan tahun itu menjadi salah satu tahun terpanas di Indonesia dengan anomali suhu sekitar 0,8 derajat celcius lebih tinggi dibandingkan rata-rata.

Oleh karenanya, dia mengingatkan masyarakat agar menjaga kesehatan, termasuk dengan mengonsumsi asupan yang bermanfaat untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh. Misalnya seperti susu yang mengandung protein atau buah-buahan yang memiliki gula alami seperti kurma.

Baca juga: Rekomendasi pola makan untuk jaga daya tahan hadapi cuaca ekstrem

“Gula alami dari kurma dapat memberikan energi instan yang membantu mengurangi rasa lelah dan menjaga tubuh tetap bertenaga. Protein pada susu baik untuk kesehatan tulang. Serat pada kurma membantu memperlancar pencernaan. Sementara multivitamin dan antioksidan berfungsi untuk memperkuat daya tahan tubuh,” kata dia.

Pemerhati gaya hidup dan media sosial Hamidah Rachmayanti menyoroti tren pola makan seimbang dan gaya hidup sehat terus meningkat pasca pandemi COVID-19.

Menurutnya masyarakat juga semakin peduli dengan kandungan nutrisi dalam makanan yang dikonsumsinya.

Baca juga: Nutrisi vitamin C dan madu penting jaga daya tahan tubuh

Baca juga: Dietisien bagi tiga saran nutrisi jaga tubuh hadapi polusi tinggi

Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |