Pengamat: Inpres Irigasi kunci jaga ketahanan pangan hadapi El Nino

4 hours ago 1
Seingat kita banyak bendungan-bendungan skala besar sudah terbangun

Jakarta (ANTARA) - Pengamat infrastruktur dari Universitas Trisakti Yayat Supriatna mengatakan Instruksi Presiden (Inpres) Irigasi menjadi kunci untuk menjaga ketahanan pangan nasional dalam rangka menghadapi El Nino.

"Sebetulnya Inpres bersifat instruksi (direct), sifatnya langsung kepada masalah di lokasi di mana sentra-sentra pangan itu harus diatasi dengan pembangunan infrastruktur sumber daya airnya dalam konteks pengembangan irigasi. Jadi, sebetulnya Inpres itu bersifat instruksi," ujar Yayat saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Kamis.

Dia menilai kebijakan tersebut penting dikarenakan rehabilitasi dan pengembangan irigasi merupakan upaya untuk mengintegrasikan bendungan-bendungan yang sudah terbangun dengan jaringan irigasi ke sentra-sentra pangan.

"Seingat kita banyak bendungan-bendungan skala besar sudah terbangun. Sejauh mana optimalisasi hasil dari pembangunan bendungan itu dapat dimanfaatkan di sentra-sentra pangan," katanya.

Menurut Yayat, optimalisasi bendungan tersebut bertujuan untuk memanfaatkan potensi cadangan air yang masih tersedia dalam mengantisipasi potensi El Nino.

Optimalisasi bendungan-bendungan juga perlu melibatkan pemerintah provinsi dan daerah yang menjadi sentra-sentra pangan untuk mengelola serta merawat infrastruktur air tersebut.

Sebagai informasi, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan strategi menghadapi musim kemarau panjang sebagai dampak dari El Nino, untuk menjaga ketahanan pangan.

Pertama, kata Dody, yakni operasi modifikasi cuaca agar kemudian di hulu-hulunya bendungan ini dihujani, sehingga kemudian air hujan akan masuk ke hulu secara bertahap akan turun ke bendungan.

Kementerian PU juga sedang berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian dalam rangka menyiapkan pompanisasi untuk kemudian mengairi sawah-sawah yang sudah tidak bisa menerima air lagi, apakah dari bendung ataupun dari bendungan.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sebelumnya menjamin stok pangan berupa beras di tengah ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino yang diprediksi terjadi pada tahun ini.

Baca juga: Wamen PU: Irigasi tingkatkan produktivitas pertanian Papua Tengah

Baca juga: Mentan atasi persoalan pupuk dan irigasi usai terima aduan mahasiswa

Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |