Penerima manfaat MBG di Pasaman Barat jangkau 29.452 orang

8 hours ago 8

Simpang Empat (ANTARA) - Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat mencatat penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau 29.452 orang hingga September 2026.

"Penerima manfaat itu berasal dari 12 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi hingga saat ini," kata Koordinator Wilayah BGN Pasaman Barat Putri Geo Anggriani di Simpang Empat, Sabtu.

Menurutnya penerima manfaat MBG itu adalah anak sekolah negeri dan non negeri, ibu hamil, ibu menyusui dan balita.

Pihaknya saat ini terus memperketat standar operasional prosedur (SOP) SPPG)dalam menyiapkan MBG sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat.

"Setiap hari kepala SPPG wajib melakukan pengecekan dan pengawasan agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," katanya.

Menurutnya pengawasan yang dilakukan mulai dari pengecekan kualitas bahan baku, kebersihan sanitasi dapur dan perlengkapan relawan seperti masker, sarung tangan juga wajib digunakan," katanya.

Selain itu wajib dilakukan uji organoleptik atau pemeriksaan mutu dan kelayakan makanan menggunakan panca indra (warna, aroma, tekstur, dan rasa) oleh ahli gizi di setiap SPPG sebelum makanan didistribusikan kepada penerima manfaat.

Pihaknya juga melakukan apel zoom pagi dari pukul 03.00 WIB dan zoom sore pukul 17.00 WIB diseluruh SPPG Indonesia juga menjadi salah satu bentuk pencegahan terjadinya kejadian fatal tersebut.

"Jam-jam tersebut termasuk waktu krusial yang pengawasannya harus ketat oleh kepala SPPG, pengawas gizi, pengawas akuntan, dan asisten lapangan," ujarnya.

Dalam pengawasan itu juga ikut serta dari Dinas Kesehatan dan Dinas Ketahanan Pangan seperti Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Sementara itu Pemkab Pasaman Barat juga melakukan pengawasan ketat kepada SPPG yang yang telah beroperasional.

"Kita tidak ingin ada kejadian seperti di daerah lain meskipun hingga saat ini di Pasaman Barat masih zero accident," kata Sekretaris Daerah Pasaman Barat Doddy San Ismail.

Pihaknya juga bersama Dinas Kesehatan dan Dinas Ketahanan Pangan terus melakukan pengawasan dan agar SPPG mematuhi SOP yang ada.
Baca juga: SPPG di Pulau Simeulue berhenti beroperasi sementara waktu

Baca juga: Program MBG serap anggaran Rp139,77 triliun hingga September 2026

Pewarta: Altas Maulana
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |