Pemprov Bengkulu: Pembangunan gedung Sekolah Rakyat capai 88 persen

5 hours ago 2

Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu menyebut progres pembangunan fisik gedung Sekolah Rakyat (SR) di provinsi itu hingga Juni 2026 mencapai 88 persen.

"Pembangunan Sekolah Rakyat ini dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu. Tidak hanya menyediakan ruang belajar, tetapi juga fasilitas pendukung yang memadai agar peserta didik dapat belajar dan tinggal dengan nyaman,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni di Bengkulu, Selasa.

Baca juga: PTPP: Progres Sekolah Rakyat Bengkulu capai 37,11 persen

Herwan Antoni mengatakan Pemerintah Provinsi Bengkulu sudah meninjau sejumlah fasilitas yang tengah dikerjakan sekaligus memastikan kesiapan sarana dan prasarana penunjang pendidikan yang digunakan saat sekolah mulai beroperasi.

Dia menjelaskan Pemprov Bengkulu telah menyiapkan lahan lebih dari sembilan hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Namun, berdasarkan hasil perencanaan dan kondisi lahan, area yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan fisik mencapai sekitar 5,3 hektare.

Di atas lahan tersebut, kata dia, telah dibangun berbagai fasilitas utama yang akan mendukung proses pendidikan dan pembinaan peserta didik secara terpadu.

Fasilitas yang tersedia meliputi ruang kelas untuk jenjang sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga sekolah menengah atas.

Selain ruang belajar, kawasan Sekolah Rakyat juga dilengkapi asrama putra dan putri, dapur umum, ruang ibadah, serta gedung serbaguna yang akan menunjang kegiatan belajar dan pengembangan karakter peserta didik.

Baca juga: Pemerintah anggarkan Rp216 miliar bangun Sekolah Rakyat di Bengkulu

Baca juga: Bengkulu: Sekolah Rakyat kesempatan luas generasi muda gapai cita-cita

Pemerintah Provinsi Bengkulu optimistis pembangunan Sekolah Rakyat dapat selesai tepat waktu, sehingga segera dimanfaatkan untuk mendukung pemerataan akses pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Provinsi Bengkulu.

Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 88 persen itu, menurut dia, sejumlah pekerjaan akhir pun ikut dikebut agar fasilitas pendidikan dapat segera beroperasi dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |