Pelni ajak calon penumpang gunakan program stimulus di Libur Nataru

2 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Tbk mengajak calon penumpang yang akan menggunakan kapal laut dalam momen arus balik libur Natal dan Tahun Baru 2026 agar memanfaatkan program stimulus yang diberikan pemerintah berupa potongan harga tiket sebesar 20 persen.

“Saat ini kuota masih tersedia dan jika kuota habis, maka harga tiket akan kembali normal,” kata Kepala Cabang PT Pelni Jakarta Dicky Dermawandi di Jakarta, Kamis.

Ia mengatakan kuota stimulus tiket ini sudah terdistribusi sebesar 70 persen dan sisanya masih ada sekitar 30 persen lagi.

“Kami mengimbau calon penumpang agar dapat memesan tiket keberangkatan dan dapat menggunakan stimulus ini,” ujarnya.

Dicky menjelaskan program stimulus ini diberikan kepada penumpang yang berangkat dari tanggal 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026 berupa potongan harga tiket ekonomi sebesar 20 persen.

Baca juga: Pelni siap hadapi momen arus balik di Pelabuhan Tanjung Priok

“Untuk pagu anggaran program stimulus ini mencapai Rp24,8 miliar dengan target 405.881 penumpang,” katanya.

Ia mengatakan jika kuota tersebut terpenuhi sebelum tanggal 10 Januari 2026, maka harga akan kembali normal.

“Kami mengajak masyarakat segera memesan tiket di saluran resmi yang telah tersedia sejak jauh-jauh hari. Kami sudah membuka pemesanan tiket untuk keberangkatan untuk libur Nataru,” kata Dicky.

Ia mengatakan bagi calon penumpang yang ingin memanfaatkan program ini dapat membeli di saluran pembelian resmi.

“Kami imbau agar masyarakat tidak membeli tiket di media sosial tapi di saluran resmi yang tersedia mulai dari aplikasi mobile, layanan perbankan hingga toko yang sudah bekerja sama dengan PT Pelni Persero agar tidak terjadi aksi penipuan,” ucapnya.

Baca juga: 10.028 penumpang berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok saat Nataru

Baca juga: Pelni ajak masyarakat manfaatkan program stimulus di libur Nataru

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |