Jakarta (ANTARA) - Pelatih panjat tebing disiplin speed Indonesia Galar Pandu Asmoro menegaskan target terdekat timnya adalah meloloskan sebanyak mungkin atlet ke Asian Games (AG) 2026 Aichi-Nagoya, melalui kualifikasi yang diselenggarakan pada April.
Menurut dia, fokus tersebut menjadi prioritas utama sebelum memikirkan target jangka panjang seperti Olimpiade Los Angeles 2028.
"Terkait target di Olimpiade Los Angeles 2028, saya tidak mau terlalu jauh dulu memikirkannya ke sana," kata Galar di tempat pelatnas tim panjat tebing Indonesia, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (4/3) malam.
Dia menjelaskan, tim kepelatihan dan manajemen tim pemusatan latihan nasional (pelatnas), telah sepakat untuk berkonsentrasi pada agenda yang ada di depan mata.
Dia menjelaskan, tim speed hanya mematok target realistis dalam waktu dekat, yakni tampil optimal dalam kualifikasi guna memastikan tempat dalam Asian Games 2026, pada September.
Melalui materi atau komposisi atlet yang ada saat ini, dia optimistis peluang meloloskan wakil Indonesia di berbagai nomor lomba speed cukup terbuka.
Baca juga: Pelatih panjat tebing: Tim speed bisa bersaing di Kualifikasi AG 2026
Galar menambahkan, pembenahan difokuskan pada hal-hal yang bisa segera ditingkatkan, baik dari sisi teknik, konsistensi waktu reaksi, hingga kesiapan mental bertanding.
Menurut dia, langkah bertahap dinilai lebih efektif agar atlet tidak terbebani target jangka panjang.
Oleh sebab itu, strategi tersebut diharapkan mampu membuat disiplin speed tetap menjaga tradisi prestasi untuk bangsa dan negara.
Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) menunjuk Galar Pandu Asmoro sebagai pelatih panjat tebing disiplin speed Indonesia yang baru. Dia menggantikan peran Hendra Basir, yang sebelumnya menjabat sebagai pelatih kepala dan juga fokus di disiplin tersebut.
Galar akan didampingi dua asisten pelatih, yakni Gunawan Santoso dan Fitriyani.
Sementara untuk disiplin lead dan boulder dilatih oleh Rindi Sufriyanto. Dia didampingi oleh dua asisten pelatih, yaitu Amri dan Solikhin.
Khusus untuk lead dan boulder, disiplin itu akan dibantu dengan tim pembuat jalur (routesetter) dan dikepalai oleh Andi Saputra.
Dalam menjalankan tugasnya, dia dibantu tiga orang lainnya, yakni Akbar Huda, Marsudin, dan Bayu Parasela.
Baca juga: PP FPTI umumkan tim pelatih untuk pelatnas panjat tebing Indonesia
Baca juga: FPTI umumkan daftar atlet pelatnas panjat tebing 2026
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































