Menteri PU sebut pemulihan akses jalan jadi prioritas pascagempa

2 hours ago 4

Kupang (ANTARA) - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan pemulihan akses jalan menjadi salah satu prioritas utama dalam penanganan wilayah pascagempa di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

"Sejumlah jalan nasional yang sempat terputus kini telah dibersihkan dan kembali dibuka untuk mendukung mobilitas masyarakat serta distribusi bantuan," katanya dalam keterangan yang diterima di Kupang, Senin.

Menteri Dody di Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, menghadiri rapat koordinasi di Pos Komando Tanggap Darurat Gempa Tektonik. Rapat tersebut dilaksanakan bersama Gubernur NTT Melki Laka Lena, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Sikka dan seluruh balai Kementerian PU di NTT.

"Paling tidak, jalan-jalan nasional yang sempat terputus di hari pertama sudah kita bersihkan semua, sudah dibuka. Namun memang ada beberapa jembatan yang perlu waktu 1 atau 2 hari supaya fungsional," ujar Dody.

Baca juga: Seskab Teddy: Intruksi Presiden sangat jelas, Logistik harus benar-benar sampai ke masyarakat

Menteri Dody mengharapkan agar dalam waktu dekat, jembatan-jembatan yang fungsional itu bisa dipakai sepenuhnya dengan maksimal.

Pada sektor konektivitas, gempa di Pulau Flores turut memicu longsor dan kerusakan pada sejumlah ruas jalan di Kabupaten Sikka.

Beberapa akses telah ditangani, termasuk ruas Lianunu–Hepang, Krica–Nitung, dan Krica–Lidi. Namun, sejumlah titik lainnya masih membutuhkan mobilisasi alat berat dan penanganan lanjutan untuk memulihkan akses masyarakat.

Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah ruas Koro–Maumere di area Jembatan Dagedama. Longsor tebing aktif berpotensi mengancam badan jalan dan jalur logistik Ende–Maumere apabila konstruksi pengaman tebing tidak segera diperkuat, sehingga direkomendasikan untuk pembangunan turap pengaman atau bronjong.

Pewarta: Kornelis Kaha
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |