Menlu perintahkan Dubes RI di Iran segera ambil langkah evakuasi WNI

4 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono memerintahkan Duta Besar RI untuk Iran Rolliansyah Soemirat agar segera mengambil langkah-langkah guna evakuasi warga negara Indonesia (WNI) di Iran, di tengah eskalasi konflik Timur Tengah yang melibatkan Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

"Di tengah eskalasi yang semakin meningkat, tadi siang juga saya sudah memerintahkan kepada Dubes kita di Teheran untuk mengambil langkah-langkah evakuasi yang segera, jika memang ada masyarakat Indonesia yang menginginkan untuk dievakuasi," kata Sugiono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/3).

Menurut Sugiono, tidak semua WNI yang berada di wilayah itu menyatakan keinginan untuk dipulangkan.

Namun, dia menyampaikan bahwa terdapat sejumlah WNI di Iran yang bersedia untuk dievakuasi. Atas dasar itu, proses evakuasi akan dilakukan secara bertahap.

Baca juga: Soal Timteng, Prabowo tegaskan RI harus siap hadapi segala kemungkinan

"Perlu diketahui, dari semua WNI yang ada di wilayah-wilayah terdampak, tidak semuanya kemudian menyampaikan keinginan untuk dievakuasi. Tapi, tadi disampaikan ada beberapa yang bersedia untuk dievakuasi dari Iran dan saya perintahkan untuk melaksanakan evakuasi bertahap tersebut," kata Sugiono.

Dia mengatakan perkembangan situasi ke depan masih akan terus dipantau seiring dinamika yang terjadi di kawasan tersebut.

Presiden Prabowo Subianto, kata dia, juga menegaskan Indonesia harus siap menghadapi segala kemungkinan yang terjadi imbas konflik tersebut.

Terkait upaya diplomatik, Sugiono mengungkapkan dirinya juga telah berkomunikasi dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.

Baca juga: Pimpinan MPR dorong penguatan energi dan ekonomi imbas konflik Timteng

Dalam komunikasi tersebut, Sugiono menyampaikan bahwa Indonesia menyesalkan atas gagalnya perundingan yang berujung pada eskalasi situasi konflik di kawasan tersebut.

Indonesia, kata dia, juga menegaskan kembali prinsip penghormatan terhadap integritas dan kedaulatan wilayah suatu negara serta pentingnya kembali ke meja perundingan guna meredakan ketegangan.

Selain itu, Sugiono juga menyampaikan keinginan Presiden Prabowo untuk berperan sebagai mediator dalam upaya mendinginkan dan menurunkan eskalasi di kawasan tersebut.

"Kami menyampaikan lagi keinginan dari Bapak Presiden untuk menjadi mediator dalam upaya mendinginkan dan menurunkan eskalasi di wilayah tersebut dan ini merupakan pandangan-pandangan yang juga beliau terima," kata Sugiono.

Baca juga: Ekonom minta pemerintah mitigasi inflasi energi imbas konflik Timteng

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |